Anak - anak TK IT Asya Syafa Kota Magelang Jawa Tengah, belajar langsung menanam tanaman | foto: TK IT Asya Syafa Kota Magelang

Advertorial Daerah

Ajarkan Lingkungan kepada Anak, Kunjungi Taman Senopati


MAGELANG  -  Taman Kanak – kanak (TK) Islam Terpadu (IT) Asya Syafa Kota Magelang, Jawa Tengah mengajarkan anak – anaknya untuk mengenal lingkungan. Hal tersebut diwujudkan dalam pembelajaran di luar kelas, mengunjungi kebun bibit Senopati Kota Magelang.

“Ini kegiatan puncak tema Tanaman. Di kebun bibit kita mengenalkan anak – anak berbagai macam tanaman. Kita menjelaskan kepada anak-anak bahwasanya makhluk hidup tidak hanya manusia, tetapi tanaman juga perlu dikasihani dan dirawat,” kata Wakil Waka Kesiswaan, Mita Kusuma Wardani.

Dijelaskannya, dalam kunjungan tersebut, pihaknya membagi menjadi tiga kloter. Pertama, kelompok play group yang berjumlah sekitar 50 anak pada Senin (11/11/2019), TK kelompok A sekitar 85 anak pada Jumat (15/11/2019), kelompok B sekitar 100 anak pada Senin (18/11/2019).

Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap satu tahun satu kali saat puncak tema. Setiap tema sifatnya sekitar tiga sampai empat minggu. Hal itu sesuai kurikulum di sekolah dan sekitar lima tema dalam satu semester.

“Tema itu kan sekitar tiga minggu, misalnya anggrek, melati atau mawar, puncaknya itu di minggu terakhir,” tuturnya.

Setelah akhir tema, sekolah memasuki proses pengayakan dan setelahnya berganti tema lain. Sesuai dengan kurikulum yang merupakan jantungnya sekolah.

“Harapan kami untuk tema tanaman ini, supaya anak – anak lebih menyayangi mahkluk yang Allah SWT ciptakan terutama tanaman. Kemudian anak – anak juga mengetahui berbagai jenis tanaman dan melindungi taman yang ada di sekeliling. Menjaga kebersihan juga perlu diperhatikan, tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Anak – anak diajarkan menanam bibit bunga kertas oleh petugas dari kebun bibit. Semua anak diajarkan praktik langsung dalam menanam dan tanaman boleh dibawa pulang.

Menurutnya, pembelajaran yang tepat bagi anak – anak dengan langsung melakukan. Nantinya, akan selalu diingat anak ketika dilakukan ketika saat kecil. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?