Nasional

Anggota Komisi X Adrianus : Kalbar Perlu Tambah Kampus Negeri

JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI, Adrianus Asia Sidot menyatakan, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) perlu menambah kampus negeri. Hal ini agar para pemuda setempat bisa mengakses pilihan pergurian tinggi yang beragam dan berkualitas.

“Di tengah kampanye Pemerintah yang ingin meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), maka keberadaan kampus negeri menjadi sangat penting,” katanya.

Bahkan, Adrianus juga mengusahakan ada SMK unggulan di setiap kabupaten. Ia menyerukan kepada para mahasiswa agar memanfaatkan waktunya sebaik mungkin untuk mengembangkan kapasitas intelektual dan keterampilannya.

“Mahasiswa harus dapat menggapai peluang dan tantangan. Jangan sampai ketinggalan kereta, apalagi di zaman industri 4.0 ini," serunya.

Adrianus juga berharap agar SDM Kalbar meningkat jauh lebih baik daripada sebelumnya. Untuk itu, perlu ada perubahan regulasi dan sistem pendidikan di Kalbar untuk menunjang perbaikan kapasitas SDM.

"Saya berpesan bagi mahasiswa jangan sampai waktu kita kuliah itu cuma kuliah lalu pulang ke rumah. Tapi cari wawasan di luar dengan berdialog bersama para pakar yang bisa membuka wawasan," kata mantan Bupati Landak ini.

Sementara itu, Anggota F-PKB DPR RI Syaiful Huda akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Komsi X DPR RI. Komisi ini kelak bermitra dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata, dan kementerian serta lembaga lainnya yang bermitra dengan Komisi X DPR RI.

Syaiful memimpin Komisi X DPR RI bersama empat wakilnya setelah dilantik Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar.

Syaiful sendiri berasal dari daerah pemilihan (dapil) Jabar VII. Sementara mendampingi Syaiful ada empat wakilnya, yaitu Hetifah Sjaifudian (F-PG), Dede Yusuf Macan Effendi (F-PD), Agustina Wilujeng (F-PDI Perjuangan), dan Abdul Fikri Faqih (F-PKS).

Nama-nama lama (petahana) masih mendominasi Pimpinan dan Anggota Komisi Pendidikan ini. Hetifah dan Fikri pada periode sebelumnya adalah Pimpinan Komisi X DPR RI. Dede Yusuf sebelumnya adalah Ketua Komisi IX DPR RI dan Agustina adalah Anggota Komisi IV DPR RI pada periode sebelumnya.

“Komisi X nanti akan berhadapan dengan menteri yang menantang dan menarik seperti Pak Nadim Makariem (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) yang (berusia) 35 tahun. Mungkin karena kreatifitasnya ia ditunjuk menjadi menteri,” kata Muhaimin.

Muhaimin juga menyebut Wishnutama yang ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Para insan kreatif kini menjadi pejabat negara yang bermitra dengan Komisi X DPR RI.

“Selamat kepada seluruh Pimpinan dan Anggota Komsisi X. Semoga tugas kita lancar sampai lima tahun yang akan datang,” ucapnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?