Nasional

Puncak Bulan Bahasa dan Sastra, Kemendikbud Luncurkan 10 Produk, Berikut Daftarnya

JAKARTA - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) elektronik “Disnetra” untuk para penyandang disabilitas netra di luncurkan pada puncak peringatan Bulan Bahasa dan Sastra di tahun ini. Tahun sebelumnya diluncurkan KBBI cetak khusus untuk disabilitas netra.

Alhamdulillah produk ini segera akan diluncurkan dan mudah-mudahan saudara kita sesuai dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas bisa juga meningkatkan literasi mereka. Setidaknya melalui jalan yang sama dengan kita yaitu melalui Kamus Besar Bahasa Indonesia,” kata Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan (Kepala BPBP) Kemendikbud, Dadang Sunendar dalam rilisnya.

Dijelaskan, seiring dengan perkembangan yang terjadi di masyarakat, maka bahasa dan sastra Indonesia juga terus berkembang. Perkembangan bahasa dan sastra berlangsung secara alami ataupun terencana sesuai dengan garis haluan kebahasaan yang menjadi kebijakan nasional.

"Hal itu dimaksudkan agar perkembangan bahasa dan sastra dapat selaras dengan tuntutan kebutuhan masyarakat dalam berbagai bidang baik dalam bidang sosial budaya, politik, ekonomi, hukum, ilmu pengetahuan dan teknologi, komunikasi massa, pemerintahan maupun dalam bidang-bidang lain,” terangnya.

Dadang Sunendar mengungkapkan bahwa pengembangan bahasa di tanah air harus terus dilakukan BPBP. Selain itu perlindungan terhadap bahasa dan sastra daerah juga harus secara paralel dilakukan bekerjasama dengan pemerintah daerah di Indonesia karena perlindungan ini berarti pula perlindungan terhadap keberagaman Indonesia yang multi etnis dan multilingual.

“Saya akan terus mendukung berbagai upaya untuk menegakkan kedaulatan bangsa Indonesia di tanah air, melestarikan bahasa daerah serta mendukung semua lapisan masyarakat untuk menguasai bahasa asing strategis untuk meningkatkan daya saing kita,” tegas Dadang Sunendar.

Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Hurip Danu Ismadi mengatakan, tema yang diangkat dalam bulan bahasa tahun 2019 adalah “Maju Bahasa dan Sastra, Maju Indonesia”. Tema tersebut memberikan isyarat tentang optimisme bangsa yang akan maju yang salah satu unsurnya adalah bahasa dan sastra.

“Tahun ini melalui berbagai kegiatan prioritas di bidang kebahasaan dan kesastraan kami telah menyelesaikan berbagai produk yang siap untuk diluncurkan. Produk yang akan diluncurkan merupakan produk inovatif berguna bagi masyarakat dan Insyaallah meningkatkan literasi bangsa maupun sastra di tanah air," terang Hurip Danu Ismadi.

Adapun produk yang akan diluncurkan antara lain :

1). lima kamus bahasa Indonesia dengan bahasa ASEAN;

2). lima kamus vokasi;

3). Kamus Besar Bahasa Indonesia Disnetra untuk disabilitas netra;

4). buku tentang bahasa daerah yang memuat kajian 718 bahasa daerah;

5). 135 buku pengayaan gerakan literasi nasional;

6). delapan buku sastrawan berkarya di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal);

7). sembilan buku bahan belajar bahasa asing sebagai pendukung diplomasi kebahasaan;

8). 14 buku bahan ajar pendukung bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA);

9). empat buku bahan diplomasi BIPA, dan

10). 103 buku terjemahan cerita rakyat dan kearifan lokal dalam bahasa Inggris. Tak ketinggalan, diluncurkan aplikasi layanan ahli bahasa dan buku seri penyuluhan.

Selain peluncuran produk pada bahasa dan perbukuan, Kemendikbud juga akan memberikan berbagai penghargaan di bidang bahasa dan sastra. Penghargaan tersebut sebagai apresiasi Kemendikbud kepada semua insan bahasa dan sastra yang telah berkreasi dan memberikan kontribusi yang sangat tinggi dalam menjalankan bahasa dan sastra. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?