Suasana saat peserta melangsungkan manasik haji.

Daerah

Sempurnakan Karakter Siswa melalui Manasik Haji

SMK Muhammadiyah 2 Muntilan

BOYOLALI – Keluarga besar SMK Muhammadiyah 2 “Krakitan” Salam, Kabupaten Magelang menggelar latihan manasik haji di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jawa Tengah. Acara ini bertujuan menyempurnakan ikhtiar dalam pembentukan kepribadian siswa. Sebanyak 170 peserta mulai guru, karyawan maupun siswa dan siswi terlibat dalam acara tersebut.

Para peserta bersemangat dan antusias dalam kegiatan ini. Dengan penuh doa semoga bisa terkabul untuk menuju Makah dan Madinah. Kegembiraan terlihat dari wajah peserta manasik haji.

Manasik haji ini sebagai upaya SMK Muhammadiyah 2 “Krakitan” Salam untuk membekali dan membentuk serta menumbuhkembangkan kepribadian siswa dan guru karyawan. Itu agar nantinya punya keinginan dan usaha yang sungguh-sungguh.

“Untuk bisa menyempurnakan Rukun Islam yang ke lima,” jelas Kepala SMK Muhammadiyah 2 “Krakitan” Salam Drs.Sularta, M.Pd.

Kegiatan Manasik haji ini bekerja sama dengan KBIH Amanah Kabupaten Magelang selama 3 kali pertemuan. Pertemuan pertama berupa materi teori praktis tentang ibadah haji dan umroh. Baik tentang rukun, wajib dan sunah-sunah ibadah haji serta larangan-larangan selama melaksanakan haji dan umroh. Larangan-larangan ini dimulai saat mulai niat umroh maupun setelah niat haji.

“Apabila nanti tidak kesempatan untuk datang ke Makah Madinah, maka siswa –siswi pernah merasakan dan mengikuti manasik haji yang diselenggarakan sekolah,” jelas Nur Wakhidaturahman, selaku guru Ibadahnya.

Adapun rukun umroh meliputi niat umroh, thawaf, sa’i, tahallul dan tertib. Sedang rukun haji meliputi ihram haji, wukuf di Padang Arofah, thawaf, sa’i, tahallul dan tertib. Wajib haji meliputi meninggalkan segala larangan dalam ihram, mabit di Mina, mabid di Mudzalifah, melempar jumrah aqobah tanggal 10 Dzulhijjah.

“Serta melempar jumrah Ula, Wustha dan Aqobah pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah,” jelas H. Eko Prastyo, M.Si, Pembimbing KBIH Amanah.

Latihan manasik haji ini mengambil miqat di Masjid Al-Aqsa Klaten sebagai awal niat umroh. Sampai di Asrama Haji Donohudan melakukan umroh qudum. Setelah istirahat di Donohudan dimulai rangkaian manasik haji mulai dari niat haji.

Terus ke Mina pada tanggal 8 Dzulhijjah untuk melaksanakan tarwiyah, tanggal 9 Dzulhijjah melakukan wukuf di Arofah, tanggal 10 Dzulhijjah dilanjutkan mabid di Mudzallifah. Paginya menuju ke Mina melakasaanakan Jumrah Aqabah.

“Di tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah jamaah haji menyempurnakan lempar jumrah dengan mengambil nafar tsani,” jelas H. Khoirudin dari KBIH Amanah.

Setelah selesai dari Mina jamah Haji kembali ke hotel untuk melaksanakan Tawaf Ifadah guna menyempurnakan hajinya. Serta diakhiri dengan Tawaf Wada sebagai Tawaf pamitan.

Apa Tanggapan Anda ?