Advertorial Daerah

Pelatihan Front Office Tingkatkan Mutu Guru dan Karyawan

MAGELANG – Setiap satuan pendidikan berupaya meningkatkan kapasitas guru dan karyawan. Salah satunya dengan Pelatihan Front Office (FO) & Kehumasan. Hal ini yang dilakukan SMK Muhammadiyah Kota Magelang, Jawa Tengah, yang mengundang pemateri dari pihak Atria Hotel Magelang, Rabu (16/10/2019), di sekolah setempat.

“Acara ini memang khusus dari bidang Hubungan Masyarakat (Humas) sekolah untuk memberikan pelatihan front office dan kehumasan. Jadi bagaimana melayani tamu, kita juga sebagai pelayan masyarakat seperti orang tua siswa atau tamu yang ke sini (sekolah),” kata Waka Humas SMK Muhammadiyah Kota Magelang, Latifah Fatmawati, S.Pd.

Harapannya, untuk yang sebelumnya sudah baik akan lebih baik lagi dengan pemahaman ilmu melayani tamu yang lebih mendalam. Melalui pelayanan yang baik dari sekolah diharapkan bisa membuat kesan baik dan nyaman kepada tamu yang datang ke sekolah.

Setelah pelatihan, guru dan karyawan akan menerapkannya. Kemudian nantinya akan dilakukan evaluasi dari hasil penerapan tersebut. Materi yang diberikan dalam melayani tamu diantaranya ialah bersikap baik, murah senyum, jujur, tidak menjelekkan tamu kepada tamu yang lain, sabar, berkomunikasi dengan baik, layani dengan sigap dan bisa menjadi konsultan kepada tamu.

Kepala SMK Muhammadiyah Kota Magelang, Atiningsih, S.Pd mengatakan, pihak sekolah mempunyai program untuk tata cara menerima yang baik dan benar.

“Memang kalau diterapkan di sini tidak ada jurusan perhotelan, tapi untuk teknik menerima tamu di hotel itu sangat bagus. Jadi kita ambil pemateri yang di perhotelan. Untuk yang kita terapkan di sekolah paling tidak kita dapat memetik satu ilmunya bahwa menerima tamu yang pertama ialah bersikap ramah atau care dulu. Jadi kita mengundang praktisi dari hotel. Ini merupakan salah satu program dari Waka Humas,” kata Atiningsih.

Salah satu dari tujuan pelayanan yang baik tentunya akan membekas suatu kesan yang baik dan membawa dampak yang bagus. Diharapkan seluruh guru dan karyawan bisa menguasai dalam public relation tersebut dan jangan sampai mendapat predikat memberikan pelayanan yang kurang baik.

Front Office Manager Atria Hotel, Roni Purnama, S.S menyampaikan, acara tersebut cukup menarik untuk dunia perhotelan bisa bersinergi dengan instansi swasta atau sekolah.

“Kita dituntut melayani semua elemen dalam artian tidak hanya siswa, tidak hanya dari guru dengan guru, tidak hanya dengan wali murid, tetapi di sekolah juga bisa dituntut apakah tamu tersebut datang merasa layanan sudah baik atau belum,” kata Roni.

Dituturkannya, hotel sendiri memliki pelayanan yang ekstra. Istilahnya tidak sebatas melayani proses tamu yang diinginkan, namun bagaimana tamu tersebut merasa diperhatikan dengan kondisi tamu akan merasa betah.

“Hampir sama kondisi pelayanannya di sekolah atau instansi, itu sangat diharapkan. Karena sekarang ini tidak hanya sebatas administrasi selesai, tetapi bagaimana cara publik itu memberikan suatu kepercayaan kepada instansi,” terangnya.

Hal yang menjadi inti adalah bagaimana tamu tersebut bisa merasa nyaman ketika datang dan dilayani dengan baik. Salah satunya perihal yang menjadi utamanya ialah salam sapa dan senyum.

“Senyum itu paling utama sekali, orang kalau sudah datang tidak ditanyapun tapi wajahnya sudah senyum dalam artian ramah, sudah merasa diperhatikan,” tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?