Sekolah di pedalaman. l foto : suarapemredkalbar.com.

Nasional

Biaya Program Sertifikasi Mandiri Tembus Rp 9,5 Juta Per Semester


JAKARTA – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menetapkan biaya untuk menjalankan sertifikasi atau pendidikan profesi guru (PPG) prajabatan mandiri dikisaran Rp 7,5 juta hingga Rp 9,5 juta per semester.

Sasaran angkatan pertama PPG prajabatan itu adalah sarjana yang belum menjadi guru. Berbeda halnya dengan PPG dalam jabatan yang pesertanya adalah guru.

’’Untuk angkatan pertama, November ini seleksi secara nasional dan pendidikan mulai Januari 2020,’’ kata Direktur Pembelajaran Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti Paristiyanti Nurwandani dilansir dari jawapos.com.

Ditandaskan, untuk pertama, kuotanya dibatasi 12.225 orang. PPG berbayar dilaksanakan di 63 unit lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) seluruh Indonesia.

LPTK yang mendapatkan kuota terbanyak adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Negeri Padang. Masing-masing bisa menerima 675 orang.

Melansir dari medcom.id, terkait pernyataan organisasi guru yang khawatir PPG Prajabatan akan disubsidi negara, Paristiyanti mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan arahan apapun soal rencana subsidi.

"Karena prajabatan ini kan beda dengan PPG dalam jabatan. Prajabatan ini pesertanya adalah orang umum, maka kami mencari orang yang panggilan jiwanya menjadi guru untuk mengeluarkan uang atau berbayar dengan biaya mandiri," terangnya.

Dinyatakan, hal ini merupakan program studi (prodi) pertama yang seleksi pendidikan profesinya digelar secara nasional."Kami sudah diskusi dengan rektor-rektor Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) untuk menggelar seleksi PPG Prajabatan Mandiri November 2019," tandasnya.

Melansir dari fajar.co.id, Ketum Ikatan Guru Indonesia (IGI) M Ramli Rahim mengatakan, meski biaya PPG mencapai Rp 9,5 juta per semester, peminat program tersebut diperkirakan bakal membeludak.

“Jumlah sarjana lulusan pendidikan cukup banyak. Saya yakin besaran biaya berkisar Rp 7,5 juta sampai Rp 9,5 juta per semester, tidak mengurangi minat pendaftar,” kata Ramli.

Ramli menyebutkan, sasaran peserta PPG prajabatan mandiri itu adalah para sarjana. Menurutnya, jika para sarjana pendidikan bisa melanjutkan pendidikan ke Strata Dua dalam jumlah yang besar, berarti ada kemampuan di dalamnya.

“Apalagi PPG ini sudah mengerucut menuju jalan menjadi guru, sehingga biaya untuk mengikuti program tersebut bakal ditanggung oleh orang tua masing-masing. Jadi meskipun belum bekerja menjadi guru, pendaftar PPG mandiri kami perkirakan tetap banyak,” tuturnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?