Tim UGM dalam KRTI tahun 2019. l foto : ugm.aci.id

Daerah

Kontes Robot Terbang, UGM Juara Umum


YOGYAKARTA - Dalam Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2019, Tim Gamaforce Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berhasil menjadi juara umum. Dalam kontes yang digelar di lapangan terbang TNI AL Grati, Pasuruan, Jawa Timur, 1-4 Oktober itu pada gelaran KRTI, UGM berhasil mendominasi perolehan medali. Yaitu, 4 medali meliputi 2 medali emas, 1 perak, serta 1 perunggu.

Pengharhaan masih ditambah 1 penghargaan respons terbaik. KRTI 2019 mempertandingkan enam kategori lomba. Yakni, fixed wing, racing plane, vertikal take off landing, technology develepoment-airframe, technology development-flight controller, dan technology development-propulsion.

Alhamdulilah UGM berhasil mempertahankan gelar juara umum di KRTI tahun ini. Prestasi ini menjadikan UGM juara umum KRTI 5 kali berturut-turut sejak tahun 2015,” jelas Kepala Subdirektorat Kreativitas Mahasiswa UGM, Dr. Suherman dalam rilisnya.

Suherman mengatakan, prestasi yang diraih merupakan hasil dari perjuangan dan kerja keras tim mahasiswa lintas fakultas yang tergabung dalam tim Gamaforce UGM. Selain itu, juga tidak lepas bimbingan dosen pembimbing dan dukungan dari fakultas serta universitas sehingga mampu meraih prestasi terbaik menjadi juara umum KRTI 2019.

Sementara menurut Ketua dosen pembimbing tim Gamaforce, Dr. Andi Dharmawan, S.Si., M.Cs., dalam KRTI 2019 UGM mengirimkan sebanyak 6 tim untuk bertanding di 6 kategori perlombaan.

Pada kompetisi itu tim Gamaforce berhasil meraih juara 1 dalam 2 kategori sekaligus, yaitu technology development-propulsi dan technology development-flight controller. Berikutnya juara 2 kategori vertikal take off landing, juara 3 technology develepoment-airframe. Lalu, penghargaan respons terbaik dari kategori fixed wing.

Andi menyebutkan dari semua robot dikirim hanya 1 yang tidak mendapat medali yakni di kategori racing plane. Hal itu dikarenakan kondisi lapangan yang sangat ekstrem. Sehingga, robot UGM belum berhasil mempersembahkan prestasi di kategori ini. Padahal, di tahun 2017 dan 2018 lalu robot UGM berhasil membawa pulang medali emas di kategori ini.

“Kendati begitu hasil yang diraih tim Gamaforce sudah lebih dari cukup untuk kembali membawa pulang juara umum lagi,” terangnya.

Dia menjelaskan keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras tim Gamaforce yang melakukan persiapan sejak bulan Januari lalu.

Dia berharap tim Gamaforce UGM bisa terus menjaga kekompakan sehingga nantinya dapat mempertahankan gelar juara umum pada KRTI tahun depan. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?