Advertorial Daerah

SMPN 11 Bersiap Lomba Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi

MAGELANG  - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 11 Kota Magelang, Jawa Tengah, berfokus peduli lingkungan. Hal tersebut merupakan salah satu upaya satuan pendidikan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesiapan dalam ajang Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi setempat pada 2020 mendatang.

“Kita mengajukan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk diberi pelatihan tentang pengelolaan sampah,” kata Guru IPA SMP N 11 Magelang, Afifah Anggraeni, S.Si.

Pelatihan dari DLH diantaranya cara pembuatan biopori, pembuatan ecobrick, pemilhan sampah, menanam dan merawat tanaman. Tindak lanjutnya siswa seluruh kelas IX membuat ecobrick sendiri dari botol plastik bekas. Satu siswa membuat satu buah ecobrick.

Tujuan khususnya diadakannya pelatihan tersebut, secara khusus untuk maju lomba Adiwiyata. Secara umumnya untuk menanamkan karakter cinta lingkungan.

“Sekarang ini kan sudah tidak zamannya lagi hanya sekedar membuang sampah di tempatnya. Zamannya sekarang sudah memilah sampah. Jadi siswa memang dibiasakan harus memilah sampah, mana yang masih layak jual, sampah organik itu seperti apa mereka harus tahu. Sesuai dalam 3R (Reuse, Reduce, Recycle),” tandas guru yang juga Pembina Pramuka tersebut.

Selaras dengan visi sekolah, Berbudi, Berprestasi dan Berwawasan Lingkungan, efek dari terapan pelatihan tersebut ialah kebersihan sampah plastik di lingkungan sekolah menjadi bisa lebih dikendalikan.

“Targetnya edukasi kepada siswa untuk pengelolaaan limbah plastik. Saya juga sering memberi tahu kepada siswa kalau negara kita ini salah satu pensuplai plastik terbesar. Saya tanya kepada mereka kira – kira apa yang bisa dilakukan untuk bisa mengurangi,” ujarnya.

Pihaknya memberikan salah satunya dengan membuat ecobrick, memberikan penjelasan kenapa harus membuat ecobrick. Hal tersebut menjadikan siswa tahu dan paham, cara membuat dan menfaat dari ecobrick.

“Ini kaitannya dengan Adiwiyata kita mau maju tingkat provinsi, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup. Mudah-mudahan nanti bisa juara. Lingkungan di SMPN 11 itu kan bagus sekali untuk dikembangkan, tidak hanya penghijauan saja nanti harapannya juga dimanfaatkan untuk siswa belajar di luar kelas,” kata Kepala SMPN 11 Magelang, Al Kukoh Sri Santoso, S.Pd., M.Pd.

Ditambahkannya, sekolah tersebut tidak hanya akhlaknya baik dan cerdas saja, tapi juga peduli dengan lingkungan. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?