Gubenur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman memberikan pengarahan kepada siswa SMA TN di gedung Sumartal Akademi Militer, dengan tema “Perjuangan dan Kepemimpinan Jenderal Besar Sudirman", Sabtu (28/9/2019). | foto : Humas Akmil

Nasional

Siswa SMA TN Diharapkan Memiliki Moral yang Baik dan Bermental Baja


MAGELANG - Pendidikan Dasar Kedisiplinan (PDK) yang ditempuh hingga saat ini, merupakan bagian dari tahapan pendidikan para siswa - siswi SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah. Hal itu memiliki makna dan tujuan sangat penting untuk meletakkan fondasi nilai-nilai kedisiplinan dan kepemimpinan.

"Dengan memiliki  nilai kedisiplinan yang tinggi, diharapkan para siswa - siswi sekalian akan terbentuk menjadi pemuda dan pemudi yang memiliki moral yang baik, mental baja dan dapat dijadikan contoh. Serta, teladan bagi pemuda dan pemudi yang lain pada umumnya," kata Gubenur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

Ia mengatakan itu saat memberikan pengarahan kepada siswa SMA TN Taruna Nusantara kelas X di gedung Sumartal Akademi Militer. Kegiatan ini mengambil tema “Perjuangan dan Kepemimpinan Jendral Besar Sudirman". Pada acara tersebut dihadiri juga para pejabat distribusi Akmil.

Ia menuturkan, menghadapi era globalisasi yang penuh dengan tantangan yang semakin berat dan kompleks, maka saat ini Indonesia sangat membutuhkan pemimpin-pemimpin yang berkarakter. Dengan visi yang jauh ke depan.

"Sehingga sangat perlu bagi siswa untuk memotivasi diri guna memperoleh pembentukan karakater yang akan kalian terima secara bertahap, selama kalian menjadi siswa - siswi di SMA Taruna Nusantara," jelasnya.

Oleh karena itu, pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan yang didukung oleh sikap disiplin yang ditanamkan dan dilatihkan para pamong atau pengasuh, hendaknya dipahami, dihayati dan diaplikasikan sejak dini. Sehingga, para siswa nantinya dapat menjadi seorang pemimpin yang handal dimasa yang akan datang.

"Mulai dari di lingkungan sipil maupun militer. Sehingga, dapat menjadi pelopor dalam memajukan bangsa Indonesia yang kita cintai ini," jelasnya.

Acara tersebut dihadiri siswa dan siswi kelas X SMA Taruna Nusantara sebanyak 420 orang. Mereka terdiri dari 273 putra dan 147 putri.

Gubernur Akmil berharap kepada siswa dan siswi kelas X agar menunjukkan prestasi yang optimal selama di SMA Taruna Nusantara. Selain itu, para siswa juga harus membuktikan bahwa, kalian memang pantas menjadi siswa sekolah favorit di Indonesia. Demi meraih cita-cita dan demi masa depan yang cerah.

Dalam kesempatan yang lain, ia juga mengatakan SMA Taruna Nusantara dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikannya menggunakan konsep kurikulum yang terpadu. Meliputi aspek sikap dan kepribadian (afektif). Kemudian aspek logika, rasio dan analisa (kognitif) serta aspek keterampilan atau skill (psikomotorik).

Diharapkan dari sistem ini terdapat nilai tambah (added value) bagi siswa dibanding dengan sekolah-sekolah SMA pada umumnya. Sehingga, dapat melahirkan generasi-generasi yang tidak saja pintar secara akademik.

"Akan tetapi juga mempunyai sikap dan karakter yang baik. Kesehatan yang prima dan jasmani yang samapta, serta mempunyai wawasan kebangsaan dan cinta tanah air," tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Ads Samanata