Advertorial Daerah

Kompetisi PMR, SMP IT Ihsanul Fikri Bawa Pulang Juara 2

MAGELANG  - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam Terpadu Ihsanul Fikri Pabelan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah mengirimkan siswanya untuk mengikuti kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara). Kegiatan yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini berlangsung tiga hari dua malam, mulai 17– 19 September 2019.

“Jumbara ini sudah yang ke – tujuh kalinya, ditujukan untuk Palang Merah Remaja (PMR) Madya yang terdiri dari SMP atau Mts. Lalu Palang Merah Remaja (PMR) Wira yang terdiri dari SMA atau SMK,” kata Pembina PMR SMP IT Ihsanul Fikri Pabelan, Fatma Auliya Salsabila.

Dijelaskan bahwa, SMP IT Ihsanul Fikri mengirimkan satu kontingen putra dan putri, setiap kontingen terdiri dari enam anak. Total 12 anak tersebut merupakan anggota pengurus PMR di tingkat sekolah.

Sementara itu, dalam acara itu juga diadakan berbagai jenis lomba. Siswa SMP IT Ihsanul Fikri dari kontingen putri mendapatkan juara 2 perawatan keluarga PMR Madya dan juara harapan 2 pertolongan pertama PMR Madya.

“Kegiatan ini cocok untuk pendidikan anak – anak, karena remaja bisa action di lapangan. Mereka yang sudah mempunyai bekal, bisa share ilmu pengetahuan kepada teman - teman di sekolah nantinya,” ujarnya.

Wakil Ketua Panitia Jumbara, Fatkhul Aziz, A.Md menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan yang ke-tujuh kalinya dan diikuti oleh sekolah se-Kabupaten Magelang. Mulai dari  jenjang SMP sebanyak 43 sekolah dan SMA sebanyak 26 sekolah.

Setiap lima tahun sekali, PMI Kabupaten Magelang melaksanakan Jumbara dan pada kesempatan kali ini sekaligus memperingati hari ulang tahun PMI yang ke-74 (17/9/2019).

“Kegiatan peragaan meliputi pertolongan pertama, perawatan keluarga, aksi cepat dan tepat (ACT), ayo siaga bencana (ASB) dan mading untuk meningkatkan kreativitas anak di bidang kesehatan,” jelas Fatkhul Aziz.

Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan jiwa relawan muda di bidang kesehatan dan menjaga kesehatan di lingkup sekolah. Terutama meningkatkan Tri Bakti dalam PMR.

“Tujuan dari PMR itu adalah menerapkan Tri Bakti di sekolah, meningkatkan keterampilan hidup bersih dan sehat, berkarya dan berbakti di masyarakat, dan mempererat persahabatan nasional dan internasional,” jelasnya.

Setelah kegiatan selesai, setiap anak yang mengikuti kegiatan tersebut akan mendapatkan piagam keikutsertaan. Diharapkan, dengan kegiatan seperti ini, bisa meningkatkan persahabatan, terutama di Tri Bakti-nya itu.

"Kemudian juga meningkatkan penyamaan materi, seperti dalam hal pertolongan pertama dan perawatan keluarga dan materi yang lain. Semua kegiatan diadakan lomba berupa praktek dan teori,” imbuhnya.

Bahkan, peningkatan kader – kader relawan muda juga bisa tercapai dari kegiatan yang dilaksanakan di gedung Tempat Evakuasi Akhir (TPE) Tanjung Leber Muntilan Magelang, Jawa Tengah tersebut.

“Jadi tingkatannya mulai dari yang bawah adalah PMR Muda, PMR Madya, PMR Wira. Diatasnya ada Korps Sukarela (KSR), tingkat lanjutannya ada Tenaga Sukarela (TSR) yang merupakan tenaga yang sudah terampil,” terangnya. (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?