Nasional

DPR RI Setujui Anggaran Perpusnas Rp 658,997 Miliar

JAKARTA - Komisi X DPR RI menyetujui anggaran belanja Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI tahun 2020 dengan jumlah Rp 658,997 miliar. Terdiri atas program kegiatan dengan pagu program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya sebesar Rp 207,086 miliar.

Program kegiatan untuk peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Perpustakaan Nasional dengan pagu Rp 3,466 miliar. Kemudian Program kegiatan pengembangan perpustakaan senilai Rp 448,443 miliar

Bila dilihat dari unit kerja, rincian anggaran Perpusnas RI tahun 2020 antara lain, Sekretariat Utama Pagu Anggaran sebesar Rp 197,254 miliar, unit kerja Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Pagu Anggaran sebesar Rp 157 miliar dan unit kerja Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Pagu Anggaran senilai Rp 304,260 miliar.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Sutan Adil Hendra mengatakan, Perpusnas didorong melaksanakan program unggulan untuk mendukung visi pembangunan sumber manusia yang unggul.

Ia menyatakan pihaknya mendorong Perpusnas untuk memiliki program unggulan terkait pelaksanaan UU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan, UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dan Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.

“Sehingga penyediaan dan akses terhadap bahan pustaka dapat terpenuhi guna mendukung visi pembangunan sumber manusia unggul," kata Sutan dilansir dari dpr.go.id.

Komisi X dan Perpusnas menyepakati bahwa program-program strategis nasional yang bermanfaat bagi masyarakat akan dilaksanakan Perpusnas RI dengan memperhatikan saran, pandangan dan usulan anggota Komisi X.

Di sisi lain, Perpusnas menggelar talkshow dan workshop belajar sains yang menyenangkan bersama Rumah Sains Indonesia. Kegiatan yang diberi tajuk “Fun Science” ini merupakan bagian dari Perpusnas Expo 2019.

Dalam kegiatan ini, para peserta yang mayoritas pelajar dipandu Doktor Agustino Zulys dengan tema utama “Air untuk Kehidupan”. Di awal acara, Agustino mempraktikkan percobaan sains menggunakan kain putih kosong yang disemprotkan air ajaib menjadi tulisan ‘Selamat Datang Expo Fun Science’.

Hal ini berhasil memicu perhatian para peserta yang hadir di Ruang Serbaguna Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas, Jl. Medan Merdeka Selatan Nomor 11, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019).

“Air supaya sehat harus dimasak agar bakteri mati, air penting karena di dunia ini banyak orang mati karena kekurangan air. Di Indonesia banyak air, maka kita harus beryukur,” ujarnya dilansir dari perpusnas.go.id.

Selanjutnya, percobaan pelangi menggunakan bahan berupa sirup berwarna merah, larutan gula, sabun cuci piring, air yang diberi pewarna biru, larutan minyak silikon, minyak goreng, etanol, dan baby oil yang dicampur dalam satu botol. Semua bahan tersebut tidak tercampur namun berlapis dan hasil akhirnya terlihat seperti pelangi.

Agustino juga menampilkan percobaan sains menggunakan baking soda. Baking soda dimasukkan ke balon lalu ujung balon digunakan sebagai penutup botol yang telah diisi asam sitrat, maka balon dengan sendirinya akan mengembang.

“Reaksi tersebut karena baking soda dan asam sitrat dapat menghasilkan gas,” jelasnya.

Peserta diberikan kesempatan untuk melakukan percobaan sains bersama Agustino yakni percobaan balon yang diberi sabun cair di kedua ujungnya, kemudian tidak pecah saat ditusuk.

“Karena sabun cair sebagai zat yang dapat menutup pori-pori dari balon. Walaupun tertusuk namun tetap tertutup, maka balon tidak pecah,” urainya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?