Proses pemungutan suara pemilihan ketua OSIS SMP N 13 Magelang, diikuti semua siswa, tenaga kependidikan dan guru. | foto : SMP N 13 Magelang

Advertorial Daerah

Siswa SMP N 13 Magelang Praktekkan Langsung Pesta Demokrasi


MAGELANG  - Indonesia merupakan salah satu negara yang menerapkan sistem demokrasi. Hal tersebut menjadikan semua rakyat Indonesia harus paham tentang tata cara berdemokrasi secara sehat.

Pemahaman demokrasi bisa disalurkan melalui lembaga pendidkan, salah satunya di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 13 Kota Magelang, Jawa Tengah. Sekolah mengedukasi siswanya tentang demokrasi secara nyata dengan pemilihan ketua OSIS.

“Panitia pemilihan ketua OSIS dari anak-anak sendiri dan didampingi oleh para guru. Anak-anak yang menjadi kandidat ketua OSIS merupakan rekomendasi dari guru di setiap kelas. Kemudian diadakan tes diantaranya, tes IQ, tertulis dan wawancara,” kata Waka Kesiswaan SMP N 13 Kota Magelang Rovky Verdiawan S.Pd, Kamis (12/9/2019).

Selanjutnya dilakukan pemungutan suara yang diikuti oleh semua warga SMP N 13 Kota Magelang. Dimulai dari seluruh siswa - siswi, tenaga kependidikan dan semua guru ikut memberikan suara. Hal tersebut sebagai sebuah proses pembelajaran berdemokrasi secara nyata.

Tidak hanya sekali ini saja. Kegiatan tersebut sudah ke sepuluh kalinya dilakukan, dengan cara pemungutan suara. Seperti halnya Pemilu, sekolah juga menyediakan bilik suara, surat suara dan tinta jari usai memberikan suara. Dalam setiap kandidat pun, ada saksi dan tim sukses untuk mensosialisasikan visi -misi program mereka di setiap kelas.

“Tujuannya adalah regenerasi pengurus OSIS, pembelajaran proses demokrasi dan pembelajaran karakter kerja sama,” imbuh guru Bahasa Inggris tersebut.

Setelah diadakan pemilihan ketua OSIS dan pembentukan struktur didalamnya, selanjutnya akan diagendakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Guru Pendidikan dan Kewarganegaraan (PKN) SMP N 13 Kota Magelang Nayaka Imadudin Abdussalam, S.Pd menambahkan, kegiatan tersebut sangat erat hubungannya dengan mata pelajaran PKN. Itu karena di dalamnya juga membahas terkait materi demokrasi.

“Selama ini kan anak-anak cuma melihat di televisi saja tentang Pemilu. Tapi dengan adanya Pemilihan Ketua OSIS (PILKAOS) ini, mereka langsung menerapkan dan ikut terjun di dalamnya. Karena ini kan dibuat sedemikan rupa, sama seperti pemilu Presiden dan Wakil Presiden,” jelas dia.

Kepala SMP N 13 Kota Magelang, Yuliastuti, S.Pd berharap ketika anak - anak nantinya terjun di masyarakat, jadi sudah pernah merasakan dan mendapat ilmu tentang Pemilu dari sekolah.

“Kegiatan ini memiliki nilai positif bagi anak-anak, pembelajaran demokrasi sejak dini dengan pesta demokrasi levelnya tingkat sekolah. Ketua OSIS yang terpilih nantinya akan menjadi penentu, yang mendukung tentang visi -misi sekolah,” kata Yuliastuti.

Dijelaskan bahwa, nilai positif pembelajaran demokrasi sejak dini tersebut, melatih jiwa kepemimpinan para siswa. Baik sebagai ketua OSIS atau pun juga pendamping-pendampingnya.

“OSIS untuk ditingkat SMP itu tidak bisa dilepas dan masih perlu banyak pendampingan. OSIS itu kan dikenalnya baru di SMP, SD kan tidak ada, jadi awal sekali,” tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?