Nasional

Pemindahan Ibu Kota Diikuti Pembukaan Cabang Kampus UI Tuai Kritik

JAKARTA – Pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim), rencananya juga akan diikuti pemindahan Universitas Indonesia (UI) atau membuka cabang kampus UI di ibu kota baru menuai kritik. Kritikin datang dari Komisi X DPR RI, komisi yang menangani bidang pendidikan.

Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian daripada membuka cabang UI, lebih baik Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) memperkuat perguruan tinggi lokal yang sudah ada.

“Saya menerima aspirasi dari masyarakat Kaltim yang berharap bahwa yang terpenting adalah memperkuat perguruan tinggi lokal yang sudah ada," kata Hetifah dilansir dari dpr.go.id.

Wakil rakyat asal daerah pemilihan Kaltim tersebut juga meminta pihak kementerian tersebut untuk mempertimbangkan mengubah status perguruan tinggi swasta di Kutai Kartanegara menjadi negeri.

"Contohnya di Kutai Kartanegara, ada Universitas Kutai Kartanegara statusnya masih swasta. Dosennya ingin dan perlu beasiswa. Mereka ini bisa kita perkuat, mungkin statusnya dijadikan negeri," lanjut Hetifah.

Selain itu, Hetifah juga meminta Menristekdikti Mohamad Nasir untuk menerima permohonan Universitas Mulawarman Samarinda untuk membuka Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi.

"Karena ini sudah banyak lulusan dan jadi jurusan yang banyak diminati," ujar politisi Partai Golkar itu.

Sementara itu, Menristekdikti Mohamad Nasir berencana memindahkan beberapa kampus besar yang ada di Jakarta ke Kalimantan. Rencana ini akan dilakukan dengan tetap menjaga mutu perguruan tinggi bersangkutan.

"Saya sudah berpikir bagaimana kampus itu pindah (ke ibu kota baru) nanti bagaimana itu kampus bisa punya cabang, sedang kita pikirkan agar kepindahan tetap menjaga kualitas," kata Nasir dilansir dari medcom.id.

Rektor UI Muhammad Anis menyambut positif wacana Perguruan Tinggi Negeri (PTN) unggulan diboyong ke ibu kota baru. Anis menilai UI paling layak merepresentasikan perguruan tinggi negeri di Ibu Kota Baru.

“UI Satu-satunya PTN yang menyandang nama negara. Menurut pandangan saya di ibu kota negara yang baru nanti seyogyanya juga ada UI,” kata Anis. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?