Nasional

Berikut Lima Peserta Terbaik Parlemen Remaja 2019

JAKARTA - Kegiatan Parlemen Remaja 2019 di Gedung DPR RI resmi ditutup. Usai melakukan simulasi Sidang Paripurna dengan agenda persidangan Pengambilan Keputusan tentang Revisi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, dilakukan pemilihan lima peserta terbaik dari berbagai daerah pemilihan (dapil) yang berbeda.

Mereka adalah Muhamad Noufal Hibatullah dari SMA Negeri 1 Palembang, asal Provinsi Sumatera Selatan Dapil I. Lalu, Fernando Fransiskus dari SMA Negeri 1 Kota Serang, asal Provinsi Banten Dapil Banten II.

Diikuti, Sandi Yudha Pratama Hulu dari SMA Negeri 1 Tarutung, asal Provinsi Sumatera Dapil Sumut II. Kemudian, Andri Yanto dari SMA 1 Tempilang, asal Provinsi Bangka Belitung Dapil Bangka Belitung. Dan, Audrey Sintia dari SMA Negeri 78 Jakarta, asal Provinsi DKI Jakarta Dapil DKI Jakarta III.

“Saya mengucapkan selamat kepada lima peserta terbaik Parlemen Remaja 2019. Sebagai bentuk apresiasi, peserta terbaik Parlemen Remaja 2019 akan diundang sebagai teladan dalam Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada tanggal 16 Agustus 2020 di DPR RI,” kata Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI Y.O.I Tahapari.

Dikatakan, bagi yang tidak disebutkan, jangan berkecil hati. Semuanya adalah calon pemimpin Indonesia di masa depan. Pihaknya yakin diantara mereka akan ada yang menjadi bupati, gubernur, dan juga anggota DPR RI.

Disampaikan, dengan penyelenggaraan Parlemen Remaja 2019, para peserta diharapkan nantinya mampu memahami tentang tugas dan fungsi DPR RI, serta dinamika dalam pengambilan keputusan yang dilakukan di lembaga DPR RI.

“Tugas DPR merupakan tugas mulia dan tugas pengabdian. Kami berharap para peserta Parlemen Remaja 2019 dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan peran DPR,” jelasnya.

Hanni, sapaan akrab Tahapari menjelaskan, tema yang diusung dalam Parlemen Remaja tahun ini, yakni ‘Cinta Bumi Cinta Lingkungan’, yang fokus pembahasannya adalah mengenai revisi UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

“Kami berharap para peserta Parlemen Remaja 2019 dapat menjadi pelopor disekolah dan masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap lestari,” tegasnya.

Menurut Hanni, gerakan cinta lingkungan ini tidak akan berhasil tanpa komitmen yang kuat dari masing-masing individu. Karenanya, semua itu harus dimulai dari diri sendiri untuk mengelola sampah, yakni dengan cara mulai mengurangi dan tidak menggunakan kemasan palstik sekali pakai.

Dikatakannya, dari hasil observasi yang dilakukan panitia Parlemen Remaja 2019, seluruh peserta telah menjalankan tugas sebagai yang terhormat Anggota Dewan Parlemen Remaja 2019 dengan baik. Dengan berbagai pertimbangan, Panitia Parlemen Remaja 2019 ingin mengapresiasi 5 orang yang telah bersungguh-sungguh menjalankan peran sebagai Anggota Parlemen Remaja Terbaik Tahun 2019. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?