Advertorial Daerah

Kiprah Edukasi Bertaraf Internasional dari SMPN 1 Magelang

MAGELANG  - Sebagai sekolah rujukan, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kota Magelang, Jawa Tengah mempunyai kiprah edukasi yang baik dalam lingkup nasional dan luar negeri. Salah satunya program SEA (Southeast Asian Teacher) yang berlangsung dari Sabtu, (3/8/2019) sampai Rabu, (28/8/2019).

Program tersebut merupakan hasil kerjasama antara Universitas Tidar Magelang dengan SEAMEO (South East Asia Ministers of Education Organization), sebuah organisasi yang mempromosikan kerja sama di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya di Asia Tenggara.

Ada pertukaran mahasiswa yang sudah memenuhi persyaratan, untuk bertukar mengajar dan praktek di sekolah di salah satu negara (Asean).

“Kita memang sudah ada beberapa kerja sama dengan Unversitas Tidar Magelang, disana ada studi bahasa Inggris. Menurut penilaian dari tim, itu yang pas di SMPN 1 Magelang untuk dititipi, karena include siswanya dirasa mampu untuk menyerap apa yang disampaikan,” kata Kepala SMP N 1 Kota Magelang, Nurwiyono S.N, M.Pd.

SMP N 1 Kota Magelang sudah kedua kalinya, sebelumnya pada 2018 dari Filipina untuk mata pelajaran IPA dan Bahasa Ingris. Sedangkan pada 2019 dari Thailand mengirim dua mahasiwa untuk mata pelajaran Bahasa Inggris.

“Ini sangat bermanfaat bagi sekolah, karena di SMP N 1 Magelang sudah me-launching  ada English Day. Ini juga membantu sekali, ketika ada mahasiswa dari Thailand ini, mereka tidak hanya mengajar. Tapi keseharian juga membaur dengan guru dan siswa untuk melaksanakan English Day,” jelasnya.

Disamping itu, kedua mahasiswa dari negara Seribu Pagoda tersebut sering diajak ke kelas untuk menyampaikan culture atau budaya yang ada di negara lain.

“Mereka beradaptasi ketika di SMPN 1 Magelang menggunakan pakaian adat, mereka juga pakai pakaian adat Thailand. Anak-anak termotivasi, mereka akrab dengan mahasiswa. Mendukung sekali untuk utamanya pelatihan bahasa Inggris dan pengalaman hal dari luar negeri disampaikan ke siswa kami,” tuturnya.

Nurwiyono merasa bangga dan kemudian memotivasi guru – guru kalau bisa SMP N 1 Magelang tidak hanya berprestasi di level nasional.

“Ketika kita bisa menggapai ke taraf internasional kenapa tidak. Jadi berpikirnya kami tidak hanya sekedar tingkat kota, tingkat provinsi atau tingkat nasional. Malah kemarin kita mengirim roket air itu ke Singapura, olimpiade Matematika juga ke Singapura,” ujarnya.

Ditambahkan bahwa, obsesi dan orientasi baik guru maupun siswa dalam beberapa hal, harus ke level internasional, tidak hanya nasional. Salah satunya, guru Matematika SMP N 1 Magelang juga lolos seleksi dan terbang ke Malaysia untuk mengikuti pembelajaran Sains,Technology, Enginering dan Mathematics pada Juli 2019.

SMP N 1 Magelang juga pernah dikunjungi 18 kepala sekolah dan kepala dinas pendidikan dari Selangor, Malaysia.

“Dalam rangka ingin melihat secara langsung pembiasaan pagi di SMP 1 ada kegiatan religius, anak – anak baca tulis Alquran dan anak yang kristen katolik baca Al-Kitab, terus ingin aktivitas upacara sampai pembelajaran disini,” imbuhnya.

Selain itu, SMPN 1 Magelang juga bekerja sama dengan Universits Tidar Magelang dalam program dosen masuk sekolah. Dosen dan guru bekerja sama yang kemudian membuat penelitian di SMPN 1 Magelang.

“Ada program yang lain, kami juga ditunjuk untuk merencanakan program pendidikan profesi guru. Jadi banyak hal yang kita jalin kerja sama dengan sana. Sekarang guru – guru sedang menjajaki pengembangan penggunaan pembelajaran berbasis IT (Information and Technology),” katanya. (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?