Rektor Unri, Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi, DEA. | foto: unri.ac.id

Daerah

Menyikapi Revolusi Industri 4.0, Dosen Harus Tingkatkan Kompetensi


RIAU – Menghadapi revolusi industri 4.0, peran dosen dalam perguruan tinggi sangat penting dan strategis. Di era digitalisasi, seorang dosen harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

Untuk itu, dosen harus memiliki kompetensi inti keilmuan (core competence) yang kuat agar menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi, yang siap berkompetisi. Selain itu dosen harus mempunyai soft skill, critical thinking, kreatif, komunikatif dan mampu berkolaborasi baik dengan mahasiswa.

Dosen merupakan tenaga pendidik profesional ataupun ilmuwan yang memiliki tugas utama adalah untuk mentransformasikan ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya. Juga mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan teknologi dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat.

Demikian disampaikan Prof. Dr. Hasnah Faizah A.R., M.Hum, Ketua Kegiatan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional Applied Approach (PEKERTI AA), di Hotel Grand Suka, Pekanbaru.

Dilansir unri.ac.id, Prof. Hasnah Faizah menyampaikan ‘PEKERTI AA’ merupakan pogram pelatihan yang dirancang oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk peningkatan kompetensi pedagogik bagi para dosen. ‘PEKERTI’ ditujukan untuk dosen muda, sedangkan ‘AA’ ditujukan untuk dosen senior.

“Penyempurnaan kedua pogram tersebut telah dilaksanakan dengan melibatkan tim PEKERTI dan AA di berbagai perguran tinggi,” kata Prof. Hasnah.

Diungkapkan Prof. Hasnah, pertama penggabungan program PEKERTI AA menjadi satu program utuh yang menerapkan sistem moduler. Kedua, penyelenggaraan pogram PEKERTI AA yang bersifat luwes terstandar.

“Berdasarkan dua hal tersebut LPPMP Universitas Riau dalam PEKERTI AA memilih materi sajian sesuai kebutuhan untuk mempersiapkan kompetensi pedagogis dosen,” ungkap Hasnah Faizah.

Senada dengan hal ini, Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi, DEA, menyampaikan, dosen juga harus mampu beradaptasi terhadap revolusi industri 4.0. Pola pembelajaran tidak bisa lagi memakai pola yang lama. Dosen harus mampu mengikuti perkembangan teknologi, sehingga mampu menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi.

“Dosen juga berperan menebar passion dan menginspirasi mahasiswa, dosen juga menjadi teman bagi mahasiswa, dosen juga harus teladan dan berkarakter,” ujar Prof. Aras.

Pada kegiatan PEKERTI AA tanggal 19-23 Agustus 2019 ini, diikuti oleh 40 orang dosen yang berasal dari fakultas, unit di lingkungan Universitas Riau (Unri), dan dari universitas, serta sekolah tinggi di Riau dan luar Provinsi Riau. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Dirgahayu RI Kota Magelang