Nasional

Finalisasi Formasi P3K Tahap II dan CPNS Ditarget Agustus Ini

JAKARTA - Finalisasi formasi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap II dan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 hingga kini belum selesai. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PANRB) menargetkan finasilsasi tersebut rampung pada Agustus ini.

"Kemungkinan harusnya di dalam Agustus ini kita bisa menyelesaikan itu semua," kata Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN-RB Setiawan Wangsaatmaja dilansir dari liputan6.com.

Diakuinya, pihaknya masih menunggu usulan formasi dari beberapa kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang memang mengalami keterlambatan dalam proses informasi.

"Hal seperti ini yang terus kami klarifikasi, permasalahannya apa dan yang jelas kami punya niatan bagaimana untuk memenuhi kebutuhan guru dan tenaga kesehatan. Tapi di sisi lain kita melihat ada beberapa yang terlambat dalam pengisian informasi. Yang seperti ini yang kita klarifikasi," tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, jadwal rekrutmen P3K tahap II kemungkinan tidak digelar tahun ini. Ada beberapa alasan utama hingga kebijakan tersebut harus diundur.

Pertama, Pepres tentang jabatan P3K belum ada. Kedua, masih banyak daerah yang tidak mengusulkan formasi P3K.

Padahal, dari surat edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dengan tegas mengatur formasi CPNS 30 persen, P3K 70 persen.

"Ada banyak hal yang harus diselesaikan sebelum rekrutmen P3K tahap II dilaksanakan. Perpres tentang Jabatan P3K belum ada, selain itu daerah masih bingung menentukan kebutuhan aparatur sipil negara (ASN)," terang Bima dilansir dari jpnn.com.

Melansir dari tribunnews.com, total kebutuhan ASN nasional 2019 sejumlah 254.173 formasi yang mencakup 100.000 formasi CPNS 2019 dan 100.000 formasi P3K 2019 tahap II. Dan, sisanya sudah dilaksanakan pada seleksi P3K 2019 tahap I.

Sebanyak 108 lokasi di seluruh Indonesia dapat dimanfaatkan melalui fasilitas yang disediakan BKN dan bekerja sama dengan sejumlah instansi pusat dan daerah.

Jumlah ini tentu tidak cukup untuk pelaksanaan seleksi serentak sehingga beberapa opsi sedang disiapkan dengan kerja sama instansi di pusat dan daerah. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?