Siswa SD peringati Bulan Bahasa di obyek wisata Punthuk Mangir. Berbagai kegiatan mewarnai Bulan Bahasa seperti baca puisi, geguritan, nembang dolanan, pantomim, dan dolanan anak Jaran Debog.

Daerah

Siswa SD Ingatkan Kembali Bulan Bahasa


MAGELANG – Saat ini jarang sekolah-sekolah mengadakan peringatan Bulan Bahasa. Sebagai peringatan dalam Oktober, ada momen penting terkait bahasa Indonesia. Yaitu dicetuskannya Sumpah Pemuda pada Kongres Pemuda, 28 Oktober 1928.

Menyikapi kondisi itu, siswa-siswi SD Negeri Bawang, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah memperingati bulan bahasa dengan berbagai kegiatan seni. Seperti baca puisi, geguritan, nembang dolanan, pantomim, dan dolanan anak Jaran Debog.

Lokasi kegiatan dipilih lingkungan terdekat sekolah. Yaitu, di Punthuk Mangir Gunung Payung, Kecamatan Tempuran. Sebuah tempat wisata baru dan menjadi ikon wisata Desa Bawang.

Penampilan diawali dengan tembang dolanan oleh siswa kelas rendah. Dilanjutkan pembacaan puisi secara bergantian dari siswa yang hadir juga oleh para guru.

Sebagai puncak kegiatan dipentaskan dolanan anak Jaran Debog para siswa SDN Bawang. Disebut Jaran Debog karena dolanan ini semacam kuda lumping hanya propertinya berupa kedebog pisang yang dibentuk seperti kuda kepang umumnya. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan inspirasi kepada sekolah lain dalam memperingati bulan bahasa.

“Saya berharap kegiatan ini memberikan inspirasi bagi sekolah semua tingkat untuk tidak lupa dengan isi sumpah pemuda, dan tidak lupa memperingatinya,” kata Kepala SDN Bawang, Zaenal.

Peringatan tersebut juga diikuti oleh beberapa siswa SD terdekat dan para mahasiswa KKN Unnes Semarang. Kegiatan ini sekaligus sebagai pembelajaran di luar kelas dan rekreasi. Kejenuhan anak belajar di dalam kelas bisa dicairkan dengan sekali-sekali dilakukan pembelajaran di luar kelas dan rekreasi.

“Anak menjadi senang dan langsung praktik apa yang diterima di kelas, seperti nembang dan baca puisi,” katanya.

Apa Tanggapan Anda ?