Mendikbud Muhadjir Effendy saat disalami siswa-siswi di Tangerang. (foto: kemdikbud.go.id)

Nasional

Demi Perbaikan Tahun Depan, Kemendikbud Evaluasi PPDB hingga Akhir Juli

Ads SMK IT Maarif

JAKARTA - Meski proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 di jenjang sekolah telah dilakukan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) masih terus melakukan evaluasi. Mendikbud Muhadjir Effendy mengaku evaluasi dilakukan setiap hari sampai dengan akhir Juli nanti.

Pada akhir bulan diharapkan masukan dari berbagai pihak sudah masuk bagi perbaikan pelaksanaan PPDB pada tahun depan.

Selain itu, pemerintah pusat akan menyisir, dengan berkoordinasi dengan dinas-dinas di seluruh Indonesia, untuk memastikan tidak ada satu pun anak usia sekolah yang tidak tidak tertampung di sekolah.

“Kita usahakan tampung. Kita serahkan ke pemda dulu, Kalau pemda tidak bisa, kita ambil alih,” tegas Muhadjir.

Ditandaskan, Kemendikbud menjamin semua anak bisa bersekolah, sehingga meskipun sekarang sudah memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, tidak berarti tidak boleh ada lagi PPDB.

Ditegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi bagi praktik-praktik kecurangan yang terjadi di sekolah, khususnya dalam PPDB. Ia mengimbau agar semua pihak menjaga supaya pendidikan tetap bersih.

“Pokoknya kita tidak mentoleransi praktik-praktik tidak baik di sekolah, lembaga pendidikan secara umum, sekolah secara khusus,” tegas Muhadjir.

Mendikbud ingin masa depan siswa tetap terjaga. Karena itu, ia mengimbau orang tua untuk tidak melakukan praktik kecurangan.

“Saya imbau orang tua jangan coba-coba main belakang. Hanya untuk memperjuangkan anaknya masuk ke sekolah yang dia anggap bagus, karena dampaknya pasti tidak bagus untuk anak itu,” tutur Muhadjir.

Dampak yang dimaksud antara lain, sanksi sosial yang dapat dirasakan langsung oleh siswa jika di kemudian hari lingkungan sekitar mengetahui bahwa ia masuk sekolah melalui cara-cara yang tidak baik.

“Di mata siswa-siswa lain juga akan tidak baik, secara mental akan merusak anak,” ujar Muhadjir. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Ads Samanata