SMA Mutual Kota Magelang

Pesan Wakil Rektor I UNY Margana, apabila ingin sukses karir, mahirlah Bahasa Inggris. foto : Humas UNY

Daerah

Betapa Pentingnya Kemampuan Berbahasa Inggris bagi Mahasiswa


YOGYAKARTA – Komunikasi memerlukan keterampilan berbahasa Inggris dan bahasa lainnya, itu karena komunikasi merupakan inti hidup mahasiswa.

“Apabila anda ingin sukses dalam karir anda harus mahir berbahasa Inggris,” kata Wakil Rektor I Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Margana.

Hal itu disampaikan saat dihadapan mahasiswa baru UNY jalur SNMPTN di Auditorium UNY, Selasa (9/7/2019). Pentingnya komunikasi itu, maka peningkatan kemampuan bahasa Inggris merupakan keharusan dalam era revolusi industri 4.0. Dengan demikian, para mahasiswa baru harus mengikuti tes TOEFL dengan skor minimal 425 untuk mahasiswa yang bukan dari prodi Bahasa Inggris dan skor 500 untuk mahasiswa prodi Bahasa Inggris.

“Kemampuan bahasa Inggris sangat dibutuhkan untuk melanjutkan ke jenjang S2 dan S3,” jelasnya.

Kegiatan tutorial ini diikuti 237 mahasiswa Fakultas Teknik, 132 mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan 149 mahasiswa Fakultas Ekonomi. Untuk fakultas lain akan dilaksanakan pada Kamis (11/7/2019).

Wakil Rektor IV Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta Yuyun Yulia dalam tutorial bahasa Inggris bagi mahasiswa baru UNY jalur SNMPTN menyampaikan, TOEFL merupakan singkatan dari Test Of English as a Foreign Language yang merupakan ujian untuk mengetahui kemampuan bahasa Inggris untuk parameter akademik. Manfaatnya adalah untuk memudahkan belajar ke luar negeri, untuk mendapatkan pekerjaan atau mendapatkan visa.

“Test TOEFL dapat ditemukan pada lebih dari 4.500 tempat di seluruh dunia dengan biaya $165 hingga $255,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa, bahasa Inggris penting untuk dipelajari karena merupakan bahasa internasional.

“Bahasa Inggris dirasa penting untuk digunakan sejak tahun 1945,” kata Yuyun.

Menurutnya, karena Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun, maka penggunaan bahasa Inggris masih jarang. Beda dengan negara-negara commonwealth yang menggunakan bahasa Inggris dengan kearifan lokal, misalnya seperti Singapura.

Baca Juga :  Inovasi Mahasiswa UNY Agar Kain Tenun Tradisional Tetap Unggul

Pemateri tutorial pada kesempatan itu Ari Purnawan dan Amrih Bekti Utami dari Pusat Pengembangan Bahasa LPMPP UNY. Sementara itu, salah satu peserta Adila Khairunisa dari Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi mengatakan bahwa, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa baru untuk mengetahui kemampuan berbahasa Inggrisnya. Alumni SMAN 1 Kasihan Bantul tersebut berusaha meningkatkan kemampuan diri untuk bisa berbicara dalam Bahasa Inggris. (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?