Kabid Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Disdik Jabar, Dodin Rusmin Nuryadin. (foto: Disdik.jabarprov.go.id)

Daerah

Hindari Permasalahan PPDB, Sekolah Harus Beri Layanan Terbaik


BANDUNG – Dalam melayani masyarakat, lembaga atau instansi memiliki cara sendiri-sendiri agar menjadi terbaik dalam kinerja pelayanan. Pelayanan yang baik akan menjadikan kesan baik pula terhadap lembaga atau instansi yang bersangkutan.

Bahkan, sah saja pelayanan baik dari satu intansi atau lembaga, dicontoh oleh lembaga lain guna menuju lebih baik. Hal ini akan memudahkan masyarakat dalam menerima informasi dan mengurus sesuatu hal terkait dengan lembaga itu.

Demikian pula sekolah sebagai lembaga pendidikan harus memberi pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Seperti dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) misalnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) sekaligus Panitia PPDB 2019, Dodin Rusmin Nuryadin. Dia mengatakan pada Rapat Persiapan PPDB 2019 di Aula Dewi Sartika Kantor Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung.

“Selain penguasaan materi dan persiapan teknis dalam menghadapi pendaftaran PPDB 2019, panitia PPDB di sekolah diharapkan mampu memberi pelayanan terbaik bagi calon peserta didik dan orang tua yang akan mendaftar,” kata Dodin di laman disdik.jabarprov.go.id.

Dodi menegaskan, pelayanan yang ramah kepada masyarakat merupakan salah satu komponen yang penting. Dia juga menuturkan, sekolah bisa mencontoh bagaimana kantor perbankan melayani konsumennya.

“Pelayanan yang ramah dapat dilakukan dengan menerapkan 5-S, yakni senyum, salam, sapa, sopan, dan santun,” tuturnya.

Dodin menambahkan, pelayanan yang baik harus diiringi penguasaan materi dan informasi yang lengkap pula.

“Sehingga dengan pelayanan yang baik calon peserta didik dan orang tua bisa lebih mudah mencerna dan menerima informasi yang diberikan panitia. Sehingga, suasana pendaftaran bisa berjalan kondusif dari awal sampai akhir,” tambahnya.

Baca Juga :  Kuota Dikurangi, PPDB SMP Negeri di Balikpapan Semakin Terbatas

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dewi Sartika mengatakan, panitia harus menyesuaikan sikap, namun tetap memberi pelayanan terbaik bagi orang tua siswa yang sudah paham maupun yang belum.

“Panitia di sekolah, khususnya yang berinteraksi langsung dengan calon peserta didik dan orang tua siswa agar pandai memosisikan diri,” katanya.

Kadisdik menjelaskan, sasaran utama sosialisasi PPDB 2019 adalah orang tua calon peserta didik yang harus mengerti bagaimana prosesnya. Bila orangtua dan calon peserta didik sudah paham seluruhnya, Dewi memastikan tidak akan ada permasalahan dalam PPDB. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?