Orangtua bisa membiasakan anak membaca buku di rumah. (ilustrasi: haibunda.com)

Opini

Warnai Libur Sekolah dengan Mengajak Anak Berliterasi


Siedoo, Tidak diragukan lagi bila anak zaman sekarang yang terkenal dengan abad 21, memiliki kecepatan yang luar biasa mengoperasikan IT. Namun, tidak banyak dari mereka yang mampu membaca dan menulis cepat.

Kita para orangtua, harus dapat menyikapi hal itu dengan bijak. Yaitu dengan membiasakan dan mengakrabkan anak dengan literasi. Berliterasi yang sebenarnya adalah olahrasa, olahcipta dan olahraga. Semua itu merupakan realisasi dari apa yang dirasa, dilihat, didengar, dan dilakukan.

Ada beberapa manfaat berliterasi yang didapat dan sangat baik untuk anak kita ke depannya. Di antaranya adalah melatih menyampaikan pesan, melatih konsentrasi, melatih kemampuan membaca, membuat anak kreatif dan melatih kesabaran dan ketelatenan.

Di saat liburan ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua untuk meningkatkan literasi anak-anak. Orangtua dapat melakukan yang dipandang mudah dan terjangkau dilakukan di saat liburan ini.

  1. Mengajak ke Tempat Baca

Tentu ada perpustakaan yang dekat dengan tempat tinggal kita. Bisa perpustakaan kampung, perpustakaan desa, atau perpustakaan daerah, bisa pula taman bacaan yang terdekat. Saat ini banyak taman bacaan mulai bermunculan, demikian juga perpustakaan. Sehingga, orangtua dapat mengajak anak-anak mengunjunginya.

  1. Mengajak Anak Silahturahmi ke Pegiat Literasi

Memang berkunjung  ke seorang pegiat literasi bukan satu-satunya cara untuk menumbuhkan motivasi berliterasi pada anak. Namun, berkunjung dan bertemu langsung dengan sosok pegiat literasi merupakan salah satu pembuktian kepada anak bahwa, literasi adalah menjadi cara yang penting dalam hidup.

Literasi menjadi salah satu dari sekian cara berdakwah dan cara mewariskan ilmu yang mudah. Karena kegiatan literasi bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, dan tanpa harus keluar rumah.

  1. Mengajak Anak Mencatat Kegiatan saat Libur Sekolah

Cara ini merupakan cara mengajarkan anak melawan lupa. Karena mencatat apa yang dirasa, dilihat, didengar hingga yang dilakukan adalah hal positif untuk mencegah kelupaan.

Bahkan dengan tercatatnya sebuah kegiatan membuat seseorang akan memperoleh pengalaman baik apa yang harus dilakukan maupun apa yang harus ditinggalkan. (Sahabat Keluarga Kemendikbud, 8/5/2019)

  1. Membelikan dan Membaca Buku Bacaan

Orangtua bisa membelikan buku-buku bacaan ringan sesuai usia anak. misal buku dongeng, buku-buku pengetahuan umum. Bisa juga membeli secara online yang kini marak di dunia maya.

Bila di rumah sudah tersedia buku-buku bacaan ringan, ajaklah anak-anak membacanya. Ajukan beberapa pertanyaan tentang apa yang dibaca guna mengasah kemampuan memori otaknya.

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua untuk meningkatkan literasi anak di saat libur sekolah. Tentunya dengan meningkatkan literasi, anak akan melatih dirinya untuk mampu membaca dan menulis lebih cepat. (*)

 

 

*Yayan Rusyanto

Pemerhati pendidikan, tinggal di Cilacap, Jawa Tengah

Apa Tanggapan Anda ?