Rica Naudita Krisna Setioningrum bersama Warek 2 UNAIR saat pameran produk KBMI Jamur Mantan. (foto: unair.ac.id)

Tokoh

Berbekal Pandai Membagi Waktu, Kini Rica Memiliki Sederet Prestasi


Siedoo, Rica, mahasiswi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) FKM Universitas Airlangga (Unair), Surabaya semester enam ini memang luar biasa. Sejak duduk di SMAN 1 Trenggalek dia sudah menekuni lomba Karya Ilmiah Remaja (KIR) dan sempat menyabet juara.

Maka pantaslah bila kini perempuan dengan nama lengkap Rica Naudita Krisna Setioningrum  ini memiliki sederet prestasi dalam berbagai bidang. Seperti, Juara 1 LKTIN di Universitas Jember, Juara 3 LKTIN di Universitas Diponegoro, Juara 3 LKTIN di Universitas Malang 2018.

Kemudian Finalis LKTI Korwil Semarang 2018, Finalis Lomba Fotografi Nasional FKM Unair. Finalis Lomba Public Health Project Unair, dan Finalis Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia 2018.

Selain itu, dia juga lolos pendanaan PMW Unair, Finalis Mawapres FKM Unair, dan lolos pendanaan PKM Ristekdikti 2019.

Bagi Rica, kuliah di Kesmas merupakan impiannya sejak SMA. Sebab, dirinya sejak duduk di bangku sekolah telah menyukai bidang kesehatan dan sosialisasi dengan masyarakat. Hingga kini, Rica lebih rajin mengikuti berbagai lomba dan juga aktif berorganisasi.

Diketahui, Rica pernah menjabat sebagai Ketua Ormada Trenggalek Students of Airlangga University (TERAS). Ia mengakui bahwa dulunya ia belajar dengan sangat tekun ketika hendak mendaftar di FKM Unair. Hingga akhirnya ia dinyatakan lolos SNMPTN di FKM Unair dan mendapat beasiswa Bidikmisi.

Time Management

Rica menceritakan tantangan yang dihadapi selama ini yaitu perihal time management (mengatur waktu). Yakni, pembagian dengan kegiatan kuliah, organisasi, maupun lomba. Namun, dengan ketekunan semua tantangan tersebut dapat ditaklukan. Kini dia memanen hasil kepandaian mengatur waktu.

“Walaupun dulu sering menelan kegagalan saya tetap berjuang dan mencoba, karena dari kegagalan tersebut saya dapat belajar dan mengevalusai kesalahan diri saya. Makanya saya tidak takut untuk mencoba meski berpotensi gagal, karena yakin itu akan menjadi pelajaran berharga,” tuturnya ditulis laman unair.ac.id.

Rica, yang pernah menjabat sekretaris dua di Garuda Sakti Unair memberikan tips supaya tidak mudah menyerah saat berusaha. Yaitu dengan ketekunan, tidak boleh terlalu ambisius dalam melakukan evalusai secara rutin dan jangan meremehkan segala hal meski terlihat sepele.

“Karena hal-hal tersebut akan membuat kalian jadi lebih progresif dan kompeten. Maka dari itu mulailah jadi orang yang teliti dan sabar,” tutur Rica. (*)

Apa Tanggapan Anda ?
Dirgahayu RI Kota Magelang