Pengasuh Ponpes Islam Al Iman Muntilan Magelang Kyai Haji Muhammad Dzuhairi MA (dua kiri) bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan (tiga kanan) saat berbicara di depan para santri. Zulkifli merasa kagum dengan pola pendidikan di Ponpes Islam Al Iman.

Daerah Featured

Ketua MPR Kagumi Sistem Pendidikan Ponpes Al Iman


MAGELANG – Sistem pendidikan di Pondok Pesantren Islam Al Iman Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dinilai lebih baik dengan pendidikan umum di luar. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Zulkifli Hasan mengungkapkan rasa kagum terhadap pola pendidikan dalam pesantren Al Iman yang berdiri di Lereng Gunung Merapi tersebut. Interaksi antara peserta didik dan pendidik bisa lebih sering terjadi.

Pesantren Islam Al Iman Muntilan ini sudah terbentuk tradisi berbahasa arab dan inggris yang kuat. Hal itu merupakan keunggulan tersendiri yang dapat dijadikan bekal dimasa depan bagi para santri. Disamping itu, tidak hanya belajar agama saja, namun di pesantren para santri juga dibekali wawasan pendidikan ilmu eksak dan pembentukan karakter. Yaitu, melalui tata tertib disiplin yang bertanggung jawab.

Keunggulan pendidikan pesantren itu tidak dimiliki lembaga pendidikan umum lain di luar pesantren. Pola pendidikan di sekolah umum masih dibatasi oleh waktu. Interaksi antara murid dan guru juga hanya terjadi saat di sekolah saja.

“Sementara di pondok pesantren interaksi antara santri dan ustadz terjadi setiap hari, setiap waktu. Menjadikan para santri lebih terarah dalam hal bersikap dan bertingkah laku,” kata Zulkifli Hasan, Kamis (21/92017).

Ketua MPR RI menyampaikan itu saat bersilaturahmi di Pondok Pesantren Islam Al Iman Muntilan Magelang. Ia juga berkesempatan untuk ceramah dihadapan ratusan santri. Silaturahmi Ketua MPR ini merupakan rangkaian safari Muharrom bersama keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Magelang.

Zulkifli memberikan ceramah tujuh menit di hadapan ratusan santri PPI di Masjid Agung Wiroreno, kompleks Pesantren Islam Al Iman. Zulkifli berpesan agar para santri untuk lebih tekun dalam belajar dan beribadah. Ini agar memperoleh hasil maksimal dan masa depan cerah. Selain itu, ia juga mengagumi pola pendidikan dan kehidupan yang ada di pesantren, karena lebih unggul dibanding dengan lembaga pendidikan umum.

“Dunia pesantren memiliki karakteristik yang lebih tertata, dengan pola teratur. Namun fleksibel dalam membentuk jiwa santrinya. Sehingga, pendidikan pesantren lebih memungkinkan setiap santrinya lebih maju. Khususnya dalam mengembangkan kreatifitasnya dan berkarya secara maksimal dikemudian hari,” kata dia.

Ia berkesempatan melihat secara langsung sejumlah aktifitas para santri. Saat itu, Zulkifli didampingi putrinya Futri Zulya Savitri. Ketua MPR Zulkifli Hasan kemudian bersilaturahmi dengan Pengasuh Pondok Pesantren Islam Al Iman Muntilan Magelang Kyai Haji Muhammad Dzuhairi MA.

Zulkifli juga berpesan dalam momentum tahun baru Hijriyah 1439 ini, para santri untuk bangkit memperbaiki diri dengan lebih rajin dalam belajar. Tidak sedikit lulusan dari pesantren yang sukses dalam dunia politik, bisnis dan keilmuan diluar negeri. Dengan bekal yang diperoleh di pesantren, para santri diharapkan dapat menjadi pemimpin dan generasi penerus bangsa yang amanah dan inovatif.

Apa Tanggapan Anda ?