Opini

Tradisi Mudik dan Pendidikan Karakter bagi Anak

Siedoo, Mudik atau pulang kampung ketika Idul Fitri dapat digunakan orangtua dalam menumbuhkan pendidikan karakter anak, salah satunya dengan mengajarkan anak tentang tanggung jawab. Misalnya, orangtua bisa meminta anak membawa mainannya sendiri, dengan membawa tas kecil.

Cukup mainan kesukaannya, bukan barang mahal dan bernilai bagi anak. Sehingga, apabila lalai membawa kembali ke kota, anak tidak sedih karena barangnya ketinggalan.

Jadi dalam hal ini, orangtua tidak ada jeleknya mewanti-wanti kepada si anak untuk merawat barang bawaannya.
Dikutip dari Sahabat Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tradisi mudik dapat dimanfaatkan orangtua sebagai penanaman karakter kepada anak.

Orangtua dapat melakukan hal-hal berikut saat mudik:

  1. Melatih kesabaran anak
    Selama perjalanan mudik, ada saja kendala yang bisa terjadi, seperti kemacetan, mobil mogok, atau penundaan jadwal penerbangan, sehingga anak menjadi rewel. Oleh sebab itu, aktivitas mudik bisa menjadi peluang yang baik bagi orangtua untuk mendidik anak agar bersabar dan tetap bersikap menyenangkan selama perjalanan. Sesekali, orangtua bisa memberikan anak hadiah atas sikap baiknya.
  2. Memperkenalkan keluarga di kampung halaman
    Mudik Lebaran bisa jadi momen yang tepat untuk memperkenalkan mereka dengan keluarga yang berada di kampung halaman. Dengan begitu, anak akan lebih mengenal satu per satu anggota keluarga besar dan tak asing lagi dengan sanak keluarga yang jarang mereka temui.
  3. Memperkenalkan tradisi mudik dan Lebaran di kampung
    Saat mudik bisa menjadi momen untuk menanamkan ke mereka arti tradisi mudik dan Lebaran di kampung halaman. Memaknai kebersamaan bersama keluarga sedari kecil akan membuat mereka memiliki memori akan pentingnya berkumpul bersama keluarga yang tinggal jauh.
  4. Memperlihatkan keindahan kampung halaman
    Pulang ke kampung halaman dapat membuka kenangan masa kecil orangtua saat di tanah kelahiran. Ceritakan kepada mereka pengalaman sewaktu kecil sambil mengajak anak berkeliling kampung halaman. Banyak kenangan masa kecil yang bisa si kecil pelajari untuk menumbuhkan nilai-nilai positif dalam tumbuh kembang anak. (*)

 

 

*Yayan Rusyanto
Pemerhati pendidikan tinggal di Cilacap, Jawa Tengah

Apa Tanggapan Anda ?