ASURA, robot asisten pemanen. (foto: ipb.ac.id)

Teknologi Tokoh

Tingkatkan Kapasitas Pemanenan, IPB Ciptakan Smart Assisting Robot


Siedoo, Sebuah inovasi di bidang teknologi pertanian kembali diciptakan oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). Yaitu diciptakannya robot asisten ASURA yang membantu dalam meningkatkan kapasitas pemanenan.

Inovator robot tersebut adalah empat mahasiswa, yaitu Sutan Muhammad Sadam Awal, Unggul Teguh Prasetyo, Ahmad Safrizal, dan Alifah Nur Aini, dengan dosen pembimbing, Dr. Slamet Widodo.

Kegunaan ASURA adalah untuk mengurangi beban kerja pemanen akibat memuat hasil panen secara manual. Robot ini memliki keunggulan, yaitu terdapat dua mode operasi berupa Person Following dan Android Remote Control.

Miliki Dua Fitur Operasi

ASURA juga dilengkapi dengan interface yang mudah dioperasikan. Sehingga mampu mengurangi risiko kelelahan dan meningkatkan kapasitas pemanenan.

Sutan Muhammad menjelaskan, ASURA memiliki dua fitur operasi yang pertama adalah mode following yang digunakan saat melakukan pemanenan. Dalam hal ini untuk panen timun. Mode yang kedua adalah mode remote webcam yang digunakan untuk mobilitas pemanen apabila ASURA akan dipindahkan ke tempat lain.

“Pemanen yang berjalan akan diikuti oleh ASURA sehingga pemanen dapat fokus melakukan aktivitas panen. Hasil panen kemudian akan diletakkan di keranjang yang dibawa oleh ASURA. Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan kapasitas kerja pemanenan dapat ditingkatkan,” tutur Sutan di laman ipb.ac.id.

ASURA dilengkapi dengan alat pendeteksi bobot panen yang dapat mendata bobot timun yang dipanen pada petak pertanaman tertentu. Petani pengelola bisa menggunakan data bobot tersebut untuk mengevaluasi teknik bertani selama musim tersebut untuk musim selanjutnya. Mesin ini dapat menampung hasil panen hingga 25 kilogram per unit robot.

Penggunaan ASURA di kondisi pertanaman lain dapat dilakukan dengan terlebih dahulu memodifikasi roda robot. Pengembangan ASURA untuk pemanenan komoditas lain juga dapat dilakukan dengan melakukan penyesuaian kapasitas kontainer dan daya mesin untuk pengangkutan. (*)

Apa Tanggapan Anda ?