Nasional

Mendikbud Titip Pesan pada Kader PII untuk Merawat Tiga Hal Ini

JAKARTA – Peran Pelajar Islam Indonesia (PII) dalam membangkitkan semangat para pelajar dalam berkemajuan mendapat apresisasi dari Mendikbud Muhadjir Effendy. Ia menitipkan pesan kepada kader PII agar berperan aktif merawat kebhinekaan, kerukunan, dan persatuan sebagai modal bangsa Indonesia menjadi negara besar dan maju.

“Pelajar Islam Indonesia itu mewakili tiga hal. Keterpelajaran, ke-Islam-an, dan ke-Indonesia-an. Ketiganya harus berkeseimbangan,” katanya.

Mendikbud mengimbau agar para kader PII juga belajar dengan bersungguh-sungguh agar mampu menghadirkan kreasi dan terobosan. Selain itu, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini berharap agar kader PII juga mampu meningkatkan imunitas terhadap paham dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan konstitusi.

“Kader PII harus bisa mempelopori penggunaan media sosial yang baik, yang bijak, dan santun,” kata Muhadjir.

Pembangunan infrastruktur, dikatakan Muhadjir, adalah prasyarat pembangunan. Setelah cukup banyak membangun infrastruktur strategis di berbagai wilayah tanah air, fokus pemerintah saat ini telah beralih ke pembangunan manusia. Hal tersebut dilakukan untuk membuat Indonesia menjadi negara maju dan berdaya saing.

“Saya minta PII bersama organisasi pelajar lain dapat merespons kebijakan pemerintah ini,” ujarnya.

Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pelajar

Saat ini sebanyak 23 kementerian yang dikoordinasikan Kementerian Koordinator Perekonomian terus mendorong penumbuhan minat kewirausahaan pada generasi muda.

Kerja sama antarlembaga beserta pemerintah daerah dan lembaga masyarakat bertujuan menghadirkan sebanyak-banyaknya pengusaha pemula dari kalangan pemuda.

Mendikbud berharap agar penumbuhan minat kewirausahaan dapat dimulai sejak dini. Berbagai metode pembelajaran kewirausahaan dapat diterapkan di sekolah, maupun di keluarga dan masyarakat.

“Kepada adik-adik pelajar, anak-anakku sekalian, jadilah pribadi yang berani mengambil risiko, tahan banting, dan percaya diri,” pesan Mendikbud.

Ketua Umum Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII), Nasrullah Narada, berharap agar PII sebagai organisasi dapat berperan lebih banyak untuk pelajar Indonesia.

Menurut Nasrullah, PII dapat berkontribusi memetakan persoalan-persoalan pelajar di tingkat daerah sampai tingkat nasional. Untuk kemudian memberikan rekomendasi solusi yang dapat dikerjakan bersama-sama oleh pemerintah maupun masyarakat.

“Kita berharap adik-adik pelajar yang masih usia SMP dan SMA ini dapat menjadi pemimpin, 10 atau 20 tahun ke depan,” tutur Nasrullah. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
M Nur Ali

Recent Posts

Aksi Nyata Pembangunan Bangsa dengan Menebar Kebaikan Al-Qur’an

SALATIGA - GenBI Komisariat IAIN Salatiga mengadakan kegiatan Gerakan Wakaf Al-Qur'an, belakangan ini. Tema yang…

1 minggu ago

Rutin Tahunan, Penyaluran Zakat Fitrah Oleh SD Tahfidz Quran As Syafi’iyah

MAGELANG - Sekolah Dasar (SD) Islam Tahfidz Qur'an As Syafi'iyah mengadakan kegiatan penerimaan zakat fitrah…

3 minggu ago

Pendidikan Dini Menyambut Fitri, Semarak Ramadhan di SD Islam Tahfidz Qur’an As Syafi’iyah

MAGELANG - Bulan Ramadhan merupakan bulan suci bagi umat Islam. Berbondong-bondong masyarakat serentak memeriahkannya. Seperti…

3 minggu ago

Semarak Ramadhan, SMP N 12 Kota Magelang Gelar Berbagai Kegiatan Keagamaan

MAGELANG - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 12 Kota Magelang turut melaksanakan serangkaian kegiatan dalam…

4 minggu ago

GenBI Komisariat UNDIP Realisasikan Peran Sebagai Agent of Change dan Front Liner

SEMARANG - Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Universitas Diponegoro selenggarakan kegiatan GenBI Mengajar pada Sabtu…

1 bulan ago

Esensi Layanan Bimbingan Karir Sebagai Sentra Karir

Siedoo, Seiring peluncuran kurikulum merdeka bagaimana peran dan fungsi bimbingan konseling mengutamakan kualitas peserta didik…

1 bulan ago