Categories: Nasional

Wapres JK : Indonesia Harus Sukses Terapkan Sistem Pendidikan Reguler dan Vokasi

Share

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengharapkan Indonesia ke depan menyelenggarakan sistem pendidikan reguler dan vokasi sukses secara bersamaan. JK mengatakan, sistem pendidikan reguler seperti SMA berangkat dari falsafah pendidikan liberal seperti di Amerika Serikat (AS).

Lulusannya disiapkan untuk masuk ke universitas lalu diharapkan banyak menemukan inovasi.

Sedangkan, sistem vokasi berkiblat pada pendidikan di Eropa di mana peserta didik disiapkan untuk masuk ke dalam industri sebagai tenaga kerja yang siap pakai.

Liberal education biasanya di Amerika yang tentu mengajarkan lebih banyak kepada logika, inovasi, sistem Amerika. Dan lebih kepada standar-standar yang baik. Karena itu lah maka Amerika menjadi inovator terbesar di dunia ini,” kata Wapres Kalla dilansir kompas.com.

“Dibanding dengan Eropa dan banyak negara Asia yang mengutamakan skill. Karena itulah seperti Jerman, Pak Wardiman (Djojonegoro) menerapkan teori link and match, pendidikan dengan lapangan kerja, itu semua karena skill base,” lanjut Wapres.

JK menilai baik sistem pendidikan liberal ala Amerika dan yang berbasis kemampuan seperti di Eropa sama-sama membawa kemajuan. Sebab, AS dengan sistem pendidikan liberalnya mampu menghasilkan banyak inovator di bidang industri dan pasar.

Demikian pula sistem pendidikan berbasis kemampuan yang diterapkan di Eropa dan sejumlah negara Asia juga membawa Jerman, China, dan Jepang menjadi negara industri yang kuat.

“Karena itu kemudian kita praktikkan dua-duanya. Dalam bentuk SMA dan SMK. SMK pada kemampuan teknis. SMA pada umum yang dipersiapkan maju ke perguruan tinggi. Walaupun tentu kita masih harus berjuang untuk berusaha keras bagaimana sistem dua pendidikan itu SMA dan SMK maju secara sama-sama,” ungkap Wapres Jusuf Kalla. (*)

Apa Tanggapan Anda ?
Narwan Sastra Kelana

Recent Posts

Angkat Kearifan Lokal, Mahasiswa IPB Ini Juarai Lomba Cerpen Nasional 2020

Siedoo, Dalam menulis cerita pendek (cerpen) apa pun bisa menjadi bahan cerita. Termasuk kearifan lokal berupa budaya ataupun kekayaan alam…

3 jam yang lalu

Masa Belajar di Rumah, Begini Jaga Anak dari Paparan Infeksi Covid-19

Siedoo, Saat ini memang baru diimbau untuk berada di rumah terkait memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19. Bahkan para…

7 jam yang lalu

UN Dibatalkan, SMP Negeri 1 Kota Magelang Luluskan Siswa Pakai Cara Ini

MAGELANG - Pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim telah memutuskan untuk membatalkan Ujian Nasional (UN) di tahun…

8 jam yang lalu

Yuk, Kenalkan Virus Corona Kepada Anak Usia Dini Dengan Cara Asyik dan Unik

MAGELANG - Taman Kanak-Kanak (TK) Pertiwi Soka, Magelang Jawa Tengah memberikan sosialisasi virus Corona kepada anak didiknya melalui proses Kegiatan…

12 jam yang lalu

Masa Belajar di Rumah, KB dan TK IT Pamardhi Siwi Mertoyudan Tekankan Pembiasaan Anak

MAGELANG - Berdasarkan Surat Edaran (SE) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang Nomor 440.1/11.310/04.1a/2020 tentang pelayanan pendidikan terkait wabah…

13 jam yang lalu

Ujian Daring SMK Negeri 1 Kota Magelang Berlangsung Lancar dan Maksimal

MAGELANG – Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim tentang “Merdeka Belajar” memberikan ruang kepada guru dan siswa untuk berinovasi. Terutama dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) sebagai kegiatan mentransfer ilmu dari guru kepada siswa.  Seperti dilakukan oleh pendidik dan tenaga kependidikan serta siswa SMK Negeri 1 Kota Magelang Jawa Tengah. Di mana di sekolah ini kegiatan Ulangan Akhir Semester, Ujian Sekolah maupun Ujian Nasional dua tahun terakhir telah menggunakan metode dalam jaringan (daring). Demikian diungkapkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Wakijan, S.ST di ruang kerjanya, Senin (30/3/2020).  Wakijan menuturkan, SMK Negeri…

1 hari yang lalu