Anak-anak menyukai iguana yang dipamerkan KPIM di Magelang Fair 2019. (foto: siedoo.com)

Daerah

KPIM Mengedukasi Anak-Anak Cintai Reptil Sejak Kecil

DPRD Kota Magelang

MAGELANG - Sebagian orang terlebih anak-anak, merasa takut ketika melihat binatang melata seperti ular, tokek, atau jenis reptil lainnya. Ketakutan itu dapat memunculkan tindakan kejam terhadap binatang, seperti memukul atau membunuh binatang reptil yang ditemuinya.

Mencegah hal itu, Komunitas Pecinta Iguana Magelang (KPIM) mengedukasi secara sukarela kepada anak-anak di sekitar Magelang. KPIM biasanya bekerjasama dengan sekolah-sekolah berbagai jenjang juga dengan pondok pesantren, atau panti asuhan anak yatim.

Selain aktif bekerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan, KPIM juga aktif mengikuti berbagai pameran yang memiliki keterkaitan dengan edukasi dan sosial. Seperti acara Magelang Fair 2019 dalam rangka Hari Jadi Kota Magelang ke-1.113, tanggal 30 April-4 Mei 2019.

Salah satu pemrakarsa KPIM, Hendy Samudro (42) mengatakan binatang reptil perlu juga dilestarikan seperti binatang lainnya. Sehingga hal itu perlu ditanamkan kepada anak-anak untuk mencintai reptil.

“Setidaknya mereka menyayangi binatang melata dengan cara mengetahui mana yang berbahaya dan mana yang tidak. Sehingga mereka tidak takut dengan yang jinak, serta menghindari yang membahayakan. Bukan memukul atau membunuhnya,” papar Hendy kepada Siedoo.com, di sela-sela pameran, Sabtu (4/5/2019).

Walikota Magelang, Ir. Sigit Widyonindito berfoto bersama anggota KPIM saat pembukaan Magelang Fair 2019. (foto: siedoo.com)

Hendy mengatakan dalam mengedukasi anak-anak, dijelaskan berbagai reptil yang dapat dipiara dan dikembangbiakkan. Juga dijelaskan cara menghindari reptil yang berbahaya, ganas atau beracun tanpa harus melukai atau mebunuh binatang itu.

Lebih lanjut Hendy menjelaskan KPIM didirikan 7 Maret 2015 dan saat ini beranggotakan 30 orang dengan usia yang variatif. Usia anggota KPIM variatif, laki-laki dan perempuan. Syarat utamanya adalah cinta iguana atau reptil.

Dikatakan Hendy, memang tidak semua anggota KPIM hanya melulu memelihara iguana. Namun ada yang memiliki jenis reptil lain seperti biawak, kura-kura, ular, soa layar (saigon), dan lainnya. Tujuan utama KPIM ingin memahamkan kepada generasi muda bahwa iguana atau hewan reptil itu tidak menakutkan, sehingga mereka akan mencintai binatang.

Karena kegiatan positif KPIM tersebut, Dinas Pertanian dan Pangan Pemkot Magelang menjadikan KPIM sebagai komunitas binaannya. KPIM selalu dilibatkan dalam even-even Pemkot Magelang. Seperti HUT Kota Magelang, karnaval, atau dirangkul dinas lain seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Dirgahayu RI Kota Magelang