Tokoh

Haru dan Bahagia, Menjadi Doktor Pertama saat ULM Berusia 60 Tahun

Siedoo, Sebuah peristiwa penting bagi Dr. Ir. Hj. Ilhamiyah, MM. dan sekaligus torehan sejarah bagi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Mahasiswi Pascasarjana ini menjadi Doktor (S3) pertama bagi ULM, setelah kampus ini berusia 60 tahun.

Dilansir dari ulm.ac.id, Ilhamiyah menjadi Doktor Pertama dalam bidang Ilmu Pertanian, setelah berhasil lulus sidang disertasi. Sidang berlangsung di ruang seminar gedung Pascasarjana ULM dan dipimpin langsung oleh Rektor ULM, Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si, M.Sc.

Pada ujian disertasi terbuka ini, turut pula hadir Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. H. Aminuddin Prahatama Putra, M.Pd. Kemudian Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ir. H. Achmad Syamsu Hidayat, M.P. Serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Ir. H. Muhammad Fauzi, MP, dan beberapa pimpinan dari Universitas Islam Kalimantan.

Dalam ujian itu dihadirkan Promotor Prof. Dr. Samharianto S.U., Prof. Dr. Salamiah, Prof. Dr. Hakimah Halim.

Disertasi Ilhamiyah berjudul ‘Pola Pengelolaan Agroekosistem Dalam Meningkatkan keanekaragaman Arthropoda dan Produksi Pertanaman Sawi (Brassics Juncea.L)’, diuji oleh 3 penguji dari ULM. Yaitu Dr. Ir. Noor Aidawati, M.Si, Dr. Hilda Susanti, SP, M.Si, dan Akhmad Rizali Saidi, S.P., M.Agr, Sc, Ph.D. Serta satu penguji tamu dari Universitas Brawijaya Malang, Dr. Ir. Bambang Tri Rahardjo, S.U.

Pemacu Mahasiswa Lain

Dengan haru dan bahagia, Rektor ULM Prof. Sutarto mengatakan sebagai doktor pertama, diharapkan Ilhamiyah dapat menjadi rujukan-rujukan karya ilmiah yang berkualitas, juga bertanggung jawab kepada almamater dan juga tempat doktor baru mengajar.

“Merupakan kebanggaan karena akhirnya setelah berusia 60 tahun ULM melengkapi kiprahnya di dunia akademik dengan melahirkan seorang Doktor (S3),” ucap Prof. Sutarto.

Prof. Sutarto mengatakan dengan lulusnya Ilhamiyah pada ujian disertasi terbuka, menjadikannya sebagai Doktor pertama di Program Studi S3 Ilmu Pertanian. Sekaligus Doktor pertama dari ULM yang diharapkan bisa memacu mahasiswa lain agar bisa menyelesaikan studi doktornya di ULM.

Rektor ULM terus mendorong , agar semakin banyak dibukanya Program Doktor secara mandiri. Apalagi universitas terbesar dan kebanggaan masyarakat Banua Kalimantan Selatan itu sekarang sudah menyandang status unggul. Setelah diraihnya Akreditasi A untuk institusi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Sampai saat ini, Program Doktor yang tersedia di ULM hanya ilmu eksakta. Sedangkan untuk program Ilmu Sosial masih minim. Terakhir pada 2018 lalu, ULM membuka Program Doktor Ilmu Sosial kelas reguler bekerjasama dengan Universitas Airlangga Surabaya, Jawa Timur. (*)

Apa Tanggapan Anda ?