Teknologi Tokoh

Lagi, Mahasiswa ITB Raih Prestasi di Kompetisi Internasional

Siedoo, Mahasiswa Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat kembali menorehkan prestasi. Prestasi diukir Tim True Saji, beranggotakan mahasiswa jurusan Manajemen Rekayasa Industri, yaitu Tubagus Yasser Muhammad, Faisal Rahmat Nuryanto, dan M. Naufal F. Sahab.

Mereka meraih juara 2 pada ajang perlombaan Industrial Challenge (INCHALL) 2019 yang diadakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada tanggal 12-16 April 2019 dengan tema ‘Lean Manufacturing to Achieve Cost Efficiency’ yang berskala internasional.

Lomba tersebut merupakan kompetisi tahunan di bidang keilmuan Teknik Industri. Pada kompetisi itu, tim diseleksi mulai dari tahap penyisihan secara online, semifinal, dan final yang sangat ketat. Saat berada pada tahap semifinal, mereka ditantang untuk menyelesaikan kompetisi dengan metode pos yang mewakili setiap laboratorium yang ada di Teknik Industri ITS.

“Ada salah satu challenge (pada tahap semifinal yaitu) praktik merancang piston secara cepat, paling itu (yang susah) karena kita belum pernah menyentuh alat-alatnya sebelumnya,” ujar Sahab, sapaan akrab M. Naufal F. Sahab di laman itb.ac.id.

Sahab juga menjelaskan, pada tahap final mereka ditantang untuk memecahkan permasalahan nyata terkait salah satu perusahaan besar nasional tentang penerapan Lean Manufacturing. Mengenai permasalahan efisiensi waktu dan biaya dalam proses produksi.

“Kita benar-benar tidak menyangka (bisa) sampai sejauh ini,” tambah Sahab.

Di ITB sendiri, Manajemen Rekayasa Industri (MRI) merupakan jurusan yang tergolong baru dan merupakan pecahan jurusan Teknik Industri. Tentunya hal ini menjadi unik sebab mereka menjadi satu-satunya tim yang mengikuti kompetisi ini yang berasal dari jurusan non-teknik industri.

“Solusi permasalahan (saat final) kita juga beda (dari finalis lain) karena kita menggunakan pendekatan dari keilmuan MRI yang tidak dipelajari di jurusan Teknik Industri,” jelas anggota tim, Faisal.

Banyak pembelajaran yang didapat oleh tim, salah satunya adalah berani untuk tampil beda. Dari awal memang sudah beda, pas di awal mereka disuruh membuat video pengenalan tim, mereka membuat beda dari yang lain. Itu yang membuat Tim True Saji diingat banyak orang. (*)

Apa Tanggapan Anda ?