Robot Ichiro Humanoid ITS teensize saat beraksi menendang bola.

Nasional Teknologi

Tim Robotika ITS Siap Bawa Pulang Piala KRI Regional IV


SURABAYA – Pada tahun lalu, tim ITS dalam kontes tahunan menjadi juara pertama tingkat regional untuk KRAI dan KRSBI Beroda. Dengan demikian, berhasil melenggang menuju KRI Nasional 2018 dan keluar sebagai juara umum. Oleh karena itu, Rektor ITS Prof Mochamad Ashari berani menaruh harapan besar pada Tim Robotika ITS untuk tahun 2019 ini.

Ashari juga berpesan kepada kontingen ITS bahwa terdapat tiga hal yang penting dalam berlomba. Yakni, kontribusi, performansi, dan reputasi. Ia juga mengingatkan tim untuk bersemangat dalam berjuang membawa nama baik ITS.

“Selamat bertanding, jaga nama baik ITS, dan tetap semangat,” katanya.

Rektor menyemangati para mahasiswanya itu menjelang berlangsungnya kompetisi Kontes Robot Indonesia (KRI) 2019 untuk Regional IV. Tim Robotika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pun telah menyiapkan diri untuk berlaga dan meraih juara. Kontingen ITS ini pun diberi arahan dan dilepas secara resmi oleh Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng di Gedung Pusat Robotika ITS.

Untuk kualifikasi KRI tingkat Regional IV ini akan berlangsung pada 21 – 23 April 2019 di Universitas Mataram (Unram), Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam gelaran ini, ITS hanya mengirimkan empat delegasi tim terbaiknya untuk lima kategori yang akan dipertandingkan.

Satu tim yakni Tim Ichiro untuk kategori Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid telah mendapatkan tiket langsung untuk berlaga di tingkat nasional. Itu karena tahun lalu masuk dalam empat besar nasional.

Ashari mengapresiasi penuh atas segala upaya yang telah dilakukan Tim Robotika ITS beserta para pembimbing.

“Dari tahun ke tahun, tim berganti, aturan yang diberikan panitia kontes juga berubah, usaha yang dilakukan sungguh luar biasa,” tuturnya memberi sambutan pelepasan.

Baca Juga :  Sebelum Tentukan Pilihan, Tengok Delapan Perguruaan Tinggi Ikatan Kedinasan Ini
Robot RISMA menunjukkan kemahirannya saat demo.

Rektor yang baru mengemban tugas mulai 12 April 2019 ini juga menyampaikan bahwa, ia optimistis Tim Robotika ITS akan mendapatkan gelar juara dalam KRI Regional IV nanti.

Track record-nya (ITS, red), baik kompetisi di dalam maupun di luar negeri sangat baik. Jadi kali ini untuk regional Insya Allah kita juara,” tandas guru besar Teknik Elektro ITS yang kerap disapa Ashari ini.

Adapun keempat tim yang akan berangkat ke Mataram adalah tim Kontes Robot ABU (Asia-Pacific Broadcasting Union) Indonesia (KRAI) yang bernama RISMA, Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) yakni tim Abinara-1, Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) dengan nama tim VI- ROSE, dan KRSBI Beroda yang bernama tim IRIS.

Tim Robotika ITS yang akan bertarung terdiri dari 47 mahasiswa dan berasal dari enam fakultas yang berbeda. Koordinator pembimbing Tim Robotika ITS, Rudy Dikairono ST MT menyampaikan, kelima tim (termasuk tim Ichiro) sudah siap untuk berlaga secara teknis.

“Secara teknis, kita telah meningkatkan performa robot, baik dari segi kecepatan maupun algoritma pemrogramannya,” ungkap dosen Teknik Elektro ITS ini.

Robot Vi-Rose ITS berlenggak-lenggok menari Jaipong.

Rudy juga menjelaskan bahwa aturan dan tema dari tiap kategori kontes berbeda dari tahun ke tahun. Salah satunya adalah KRAI, yang tahun ini harus dibuat berkaki empat dan tidak boleh beroda. Hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi Tim Robotika ITS.

“Jadi kita harus mulai dari awal lagi, apalagi semua tim (peserta KRI 2019, red) yang berlomba nanti juga kesemuanya mengembangkan robotnya,” jelas alumnus ITS tahun 2002 ini. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Ucapan Pemkot