Daerah

Dari Jam Enol, Siswa SMPN 12 Kota Magelang Serentak Membaca Alquran

MAGELANG - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 12 Kota Magelang, Jawa Tengah memiliki cara tersendiri untuk meningkatkan ketaqwaan para siswanya. Mereka hampir setiap pagi membaca ayat suci Alquran bersama - sama. Program ini juga sebagai realisasi dari visi Kota Magelang yang modern dan cerdas  dilandasi masyarakat sejahtera dan religius.

"Baca Tulis Alquran (BTA) merupakan salah satu program unggulan kami," kata Kepala SMP N 12 Kota Magelang Sarija Spd MM Pd.

Program BTA ini dimulai dari jam enol mata pelajaran di sekolah. Sebelum mata pelajaran dimulai, sekitar pukul 6.30 para siswa meluangkan waktu secara khusus untuk membaca dan dipandu oleh ahlinya. Sekolah menggandeng dari pihak luar yang memang fokus dalam mengajari ayat - ayat suci Alquran.

"Setiap hari, kecuali Senin siswa membaca Alquran, Senin karena memang ada kegiatan upacara. Setiap kelas bisa 2 kali dalam seminggu," jelasnya.

Sarija menguraikan bahwa, kegiatan BTA ini muncul karena mendasari amanat dari Undang - Undang Sisdiknas yang mengisyaratkan untuk menjadikan anak bertaqwa. Selain itu, juga bagian dari penguatan pendidikan karakter dan program turunan dari revolusi mental yang dicanangkan Pemerintah.

"Kami berharap anak - anak bisa membaca Alquran secara tartil dan bagus. Kedepan targetnya para siswa bisa menjadi tahfiz Alquran, dengan membaca secara baik dan benar. Untuk siswa kelas 7 diharapkan juga bisa katam dengan pemakaian membaca metode Ummi. Sedangkan siswa kelas 9 targetnya bisa menghafal Alquran jus 30, tentang surat - surat pendek," ungkapnya.

Program ini sudah dijalankan selama tiga tahun silam. Wisuda para siswa pertama kali membuat haru para orang tua siswa. Orang tua merasa trenyuh mengetahui anak - anaknya memiliki kemampuan membaca dengan baik.

"Terdapat 100 siswa yang diwisuda, mereka dari siswa kelas 7, 8, dan 9.  Di Wisuda Tahsinu Qiroatil Quran angkatan I SMPN 12 Kota Magelang itu, siswa tampil di hadapan guru, orang tua dan para tamu undangan mempresentasikan bagaimana membaca ayat - ayat Alquran," jelas dia.

Suasana bertambah haru ketika anak - anak menyempatkan waktu untuk meminta maaf kepada orangtuanya masing - masing. Alunan musik mengiringi prosesi wisuda yang kemudian ditutup dengan bacaan doa. Atas program BTA ini sekolah mendapatkan apresiasi dari luar.

"Kementerian Pendidikan menetapkan sekolah kami sebagai fasilitator daerah. Hal itu karena aplikasi BTA di Magelang baru di SMP N 12 ini," jelasnya.  (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?