Nasional

Ini Perbandingan Penyelanggaraan UNBK MA dan MTs Dua Tahun Berturut

JAKARTA - Ujian Nasional (UN) tahun 2019 untuk Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) hampir 100 persen berbasis komputer atau UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Ujian untuk MA digelar pada 1, 2, 4 dan 8 April 2019. Susulannya, 15-16 April 2019. Sementara UNBK MTs, digelar pada 22 - 25 April 2019. Susulannya, 29 - 30 April 2019.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, A Umar mengatakan, total ada 8.125 MA yang akan menyelenggarakan UN. Dari jumlah itu, 8.061 MA menggelar UNBK.

“Tahun ini, 99,21 persen MA bisa akan melaksanakan UNBK. Madrasah yang masih menggunakan UN berbasis tulisan hanya 64 MA,” tegasnya dilansir dari kemenag.go.id.

Angka ini lebih banyak dari tahun lalu yang hanya 91 persen. UN tingkat MA akan diikuti 457.429 siswa. Sebanyak 455.935 siswa ikuti UNBK (99,67 persen), sisanya atau 1.494 siswa (0,33 persen), ikuti UN berbasis kertas dan pensil (UNKP).

Sementara untuk tingkat Tsanawiyah, Kemenag membina tidak kurang dari 17.367 MTs, negeri dan swasta. Sebanyak 16.756 MTs dipastikan menggelar UNBK, dan 611 MTs menyelenggarakan UNKP.

“Untuk MTs, 96,48 persen siap menggelar UNBK, dan 3,52 persen menyelenggarakan UNKP. Total ada 993.875 siswa MTs. Sebanyak 975.712 siswa ikuti UNBK dan 18.163 siswa ikut UNKP,” sambungnya.

Dijelaskan, tahun ini adalah penyelenggaraan UNBK kali kedua. Kesiapan penyelenggaraan UNBK lebih siap tahun ini dari tahun sebelumnya. Umar mengingatkan, UN tidak semata tes dan ujian. Lebih dari itu, UN juga menjadi sarana menguji integritas anak-anak bangsa.

Selain untuk mengetahui hasil belajar siswa, UN sekaligus menjadi media pemetaan kualitas pendidikan madrasah di seluruh Indonesia. "Hindari perilaku yang kurang terpuji, UN Insya Allah secara tak langsung mengajak siswa berprilaku jujur," ujarnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?