Internasional Tokoh

UM Malang Raih Most Popular Design 2019 Tingkat Asia Tenggara

Siedoo, Tim jembatan Universitas Muhammadiyah (UM) Malang, Jawa Timur meraih Most Popular Design pada ajang Bridge Design Competition (BDC) 2019, Nanyang Technological University di Singapura. Tak hanya itu, tim yang digawangi Vicky Adjie Saputra dan Novan Surya Adityawan ini juga masuk peringkat 10 besar gelaran kompetisi jembatan bergengsi tingkat Asia Tenggara ini.

Ajang internasional ini merupakan kali pertama yang diikuti oleh tim jembatan ST Langgeng Jaya UM Malang.

“Selama ini kita sudah mengikuti dan menjuarai berbagai ajang rancang jembatan di tingkat nasional. Sekarang saatnya kita belajar keluar untuk menancapkan bendera UM Malang di ajang internasional,” ujar Ir. Erwin Rommel, MT. selaku pembimbing Tim ST Langgeng Jaya yang merupakan dosen Teknik Sipil UM Malang ini di laman umm.ac.id.

Jembatan diuji melalui kriteria efesiensi dan kekuatan. Penilaian ini mengacu pada tema kompetisi yakni Strength, Economic, Sustainability.

”Jadi pihak panitia memberitahukan apa yang harus dibuat, beberapa jam sebelum pertandingan. Yang dinilai dari sisi penggunaan bahan seefisien mungkin, serta mampu menahan beban uji seberat mungkin, sampai pada titik hancurnya,” paparnya.

Setidaknya terdapat 38 tim yang ikut berlomba dalam ajang yang diikuti oleh berbagai Universitas di Asia Tenggara. Tak ketinggalan kampus-kampus bergengsi dalam negeri pun turut meramaikan. Seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan berbagai kampus yang kerap menjuarai ajang kompetisi jembatan tingkat nasional lainnya, termasuk Surya Team UM Malang.

Sementara dilansir suaramerdeka.com, pada ajang yang sama empat mahasiswa Univesitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang berhasil sebagai juara umum. Tim terdiri dari mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Sipil yaitu Ardefian Piradipta Suharno, M. Fiko Prameswara, Brillyan Graha dan Ashfa Taqiya. Mereka berhasil meraih peringkat pertama sekaligus peringkat kedua pada kompetisi desain jembatan di Singapura tersebut.

Setidaknya terdapat 38 tim yang ikut berlomba dalam ajang yang diikuti oleh berbagai Universitas di Asia Tenggara. Tak ketinggalan kampus-kampus bergengsi dalam negeri pun turut meramaikan. Seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan berbagai kampus yang kerap menjuarai ajang kompetisi jembatan tingkat nasional lainnya. (*)

Apa Tanggapan Anda ?