Nasional

Jangan Khawatir, Capai Passing Grade Dipastikan Lulus Seleksi P3K

JAKARTA – Pengumuman hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk pemerintah daerah sampai saat ini belum diumumkan resmi oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Meski begitu, yang nilainya sudah mencapai ambang batas atau passing grade tidak perlu khawatir. Sebab, sudah dipastikan lulus.

"Semua honorer K2 yang ikut tes dan lolos passing grade akan diluluskan semuanya," kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana dilansir jpnn.com.

Tes untuk seleksi P3K dari tenaga honorer K2, yang di dalamnya termasuk guru, sudah dilaksanakan Sabtu – Minggu, 23 – 24 Maret lalu untuk tahap I. Sesuai rencana awal hasilnya akan diumumkan pada 1 Maret. Tetapi, pada realisasinya belum diumumkan hingga sekarang. Hal ini dipastikan masih menunggu kesanggupan pemerintah daerah untuk menggaji mereka lewat APBD.

"Jadi yang lolos passing grade sudah pasti lulus. Tinggal keputusan daerah saja. Apakah mau mengusulkan semua honorer K2 yang lolos passing grade atau tidak. Kan pusat tidak bisa paksakan, karena yang gaji daerah," terangnya.

Belum juga diumumkannya hasil seleksi P3K tahap I, pemerintah juga akan menggelar seleksi P3K tahap II untuk pendaftar dari kalangan umum. Pelaksanaannya direncanakan setelah Pemilu 17 April mendatang. Di samping itu, setelah gelaran pesta demokrasi tersebut juga akan digelar seleksi CPNS tahun 2019.

"Saya lebih memilih P3K dulu. Karena P3K ini lebih banyak pendaftarnya daripada CPNS. CPNS umum ini kan lebih ke anak muda (pendaftarnya), fresh graduate. CPNS kan dibatasi usia 35 tahun," urainya dilansir dari merdeka.com.

Secara rencana, masa pendaftaran P3K tahap II ini kemungkinan bakal dibuka pada kurun waktu antara Juni hingga Juli 2019.

Bima melanjutkan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah mengalokasikan 150 ribu posisi untuk dua kali tahap perekrutan P3K pada tahun ini.

Namun demikian, sambungnya, baru sekitar 50 ribu posisi yang terisi pada perekrutan ASN kontrak tahap pertama. Sehingga untuk fase kedua ini akan dibuka pendaftaran P3K sebanyak kurang lebih 100 ribu formasi.

"Sebetulnya tahap I disediakan 75 ribu, dikasih alokasi 150 ribu (untuk dua tahap perekrutan). Cuman yang sekarang kan baru kepakai 50 ribu (formasi). Masih ada sisa kan. Kalau bisa saya tarik ke belakang kan jadi 100 ribu," ujar Bima. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?