Nasional

Guru Hadapi Revolusi 4.0, Tawarkan Sistem Pendidikan Guru Terpadu

PADANG - Peran guru dalam dunia pendidikan memiliki peran utama. Guru memiliki peran untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui proses pendidikan dalam sistem pendidikan nasional Indonesia. Namun saat ini masalahnya dihadapkan dengan berbagai tantangan. Salah satunya menghadapi era Revolusi Industri 4.0. Karena itu, masalah kualitas guru memerlukan kajian ulang. Demikian ditandaskan Prof. Dr. Mohammad Fakry Gaffar, M.Ed, mantan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

“LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) harus mempersiapkan guru yang memiliki fleksibilitas, mindset baru, dan memiliki kemampuan baru untuk menghadapi berbagai macam perubahan. Karena itu, profil guru pun tidak bisa kita samakan dengan guru zaman dahulu,” ungkapnya dilansir dari upi.edu.

Dijelaskannya, Rektor UPI periode 2000-2005 tersebut, permasalahan mendasar yang dialami LPTK adalah program kependidikan yang menghasilkan sarjana kependidikan tidak bisa diangkat sebagai pendidik profesional. Dengan adanya Program Pendidikan Profesi (PPG) hanya lulusan PPG saja yang bisa diangkat sebagai guru.

Di sisi lain, Program Sarjana Pendidikan empat tahun adalah program pedidikan guru yang sudah established dan merupakan program utama seluruh LPTK negeri maupun swasta di Indonesia. Program ini sudah lama berkontribusi dan menjadi aset nasional pendidikan bangsa di negeri ini.

Atas dampak tersebut, UPI menawarkan gagasan melalui sistem pendidikan guru terpadu, dimana semua sistem pendidikan guru empat tahun dan PPG dibangun menjadi satu kesatuan. Sehingga, program sarjana pendidikan empat tahun sebagai initi program pendidikan guru dengan kewenangan siap untuk diangkat menjadi guru pemula di persekolahan. Sedangkan PPG sebagai program kelanjutan dari program sarjana empat tahun dalam arti pendalaman, perluasan dan penyempurnaan.

“Sistem pendidikan guru terpadu ini adalah bagaimana membangun conection antara sistem pendidikan guru empat tahun dan PPG menjadi satu kesatuan. Sehingga, sistem pendidikan guru secara nasional kokoh dan kuat,” tegas guru besar UPI ini.

Dinyatakan pendidikan adalah kunci kemajuan dari sebuah bangsa. Tidak ada bangsa yang maju tanpa pendidikan. Jadi pendidikan adalah dasar dalam membangun bangsa dan negara. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?