Tokoh

Berkat Menulis Buku, Guru SD Asal Tegal Ini Jelajah Literasi di Bangkok

Siedoo, Menjadi suatu pengalaman berharga bagi Endang Listiawati, guru SD Gembongdadi 1, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Ia terpilih mengikuti jelajah literasi di Bangkok, Thailand selama 3 hari, beberapa waktu lalu. Endang bisa berangkat ke negara tersebut atas keberhasilannya menulis buku berjudul Memeluk Takdir dan Kubuka Hati Meraih Cita.

“Jelajah literasi di Bangkok, merupakan hal yang bersejarah buatku, karena Media Guru mengajak saya benar-benar menjadi wonder woman. Tiga hari di Bangkok sungguh pengalaman yang berkesan, yang tidak bisa aku lupakan,” kata dosen Universitas Terbuka (UT) itu dilansir suaramerdeka.com.

Perjalanan Hidup

Endang satu-satunya guru SD di Kabupaten Tegal yang mengikuti jelajah tersebut. Sedangkan di Jawa Tengah, hanya 10 orang. Jumlah total se-Indonesia 90 orang.

Dikatakan, buku yang ditulisnya itu menceritakan tentang biografinya atau perjalanan hidupnya sejak masih sekolah hingga diangkat menjadi PNS. Dia menulis buku setelah dirinya mengikuti pelatihan Satu Guru Satu Buku di Hotel Grand Dian Slawi tahun 2018 lalu.

“Setelah mengikuti pelatihan itu, hati saya mulai tergugah untuk menulis. Akhirnya saya menulis tentang biografi saya di buku. Kemudian buku itu diminta oleh salah satu penerbit buku di Surabaya,” tuturnya.

Dilansir korantegal.com, Endang mengisahkan selama di Bangkok. Dia sangat berhati-hati saat menikmati menu makanan yang dikonsumsinya setiap hari. Karena di negara tersebut, banyak makanan yang nonhalal. Saat kali pertama menginjakan kakinya di Kota Bangkok, Endang mengaku hatinya sangat berdebar. Dia cemas, takut, was-was, dan juga gembira serta bahagia.

Tingkatkan Kemampuan

Hari pertama, rombongan menuju ke Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) Bangkok. SEAMEO bergerak di bidang pendidikan dengan negara-negara di Asia. Salah satu program dari SEAMEO adalah SEA-Teacher, yang tujuannya memberikan kesempatan untuk merasakan praktik mengajar di negara-negara tetangga.

Endang sangat bersyukur bisa mengikuti pembinaan itu. Dia bisa meningkatkan kemampuan mengajar dan juga pedagogik. Dalam waktu dekat ini, dia juga akan diajak melakukan jelajah literasi ke Australia. Dengan mengikuti jelajah itu, dia berharap bisa menambah ilmu pendidikannya.

“Pengalaman dan ilmu pendidikan yang kami peroleh, kami implementasikan kepada anak-anak didik kami,” kata dia. (*)

Apa Tanggapan Anda ?