Gedung tempat menggelar The London Book Fair 2019. (foto: antaranews.com)

Internasional Kegiatan

Puluhan Penulis dan Sastrawan Kenalkan Literasi Indonesia di ‘ The London Book Fair 2019’


Siedoo, Sektor penerbitan (6,29 persen) menjadi penyumbang ke-5 terbesar untuk Gross Domestik Product (GDP). Setelah kuliner (41,69 persen), fashion (18,15 persen), Kerajinan (15,70 persen), dan Televisi Radio Broadcasting (7,78 persen). (menara62.com)

Hal itu disampaikan Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif saat temu media dalam rangka persiapan penampilan Indonesia sebagai ‘Market Focus Country’ di ajang ‘London Book Fair 2019’, di Jakarta (5/3/2019). Di ajang yang digelar di gedung Olympia, Kensington, London tanggal 12-14 Maret 2019 ini, Indonesia menampilkan 450 judul buku.

Pemajuan dunia penerbitan

“Sebagai salah satu subsektor industri kreatif yang masuk dalam pendukungan Bekraf. Dukungan pada industri penerbitan diwujudkan melalui fasilitasi keikutsertaan Indonesia di ajang pameran buku tingkat internasional,” ujar Triawan dilansir kompas.com.

Dengan memimpin acara ‘Indonesia Market Focus Country’ di London Book Fair 2019 ini, Bekraf memperkenalkan tidak hanya kekayaan konten yang ditampilkan buku-buku Indonesia. Namun juga subsektor terkait lainnya. Hal senada disampaikan Laura Bangun Prinsloo Ketua Harian Panitia Pelaksana,

12 penulis buku Indonesia

Untuk mendukung target 50 penjualan hak cipta konten penerbitan di London Book Fair 2019 ini, salah satu program disusun panitia dan British Council adalah memilih 12 penulis Indonesia. Kedua belas penulis mewakili beragam kategori buku itu mulai dari fiksi, nonfiksi, buku anak, dan komik.

Mereka adalah Agustinus Wibowo, Clara Ng, Dewi Lestari, Faisal Oddang, Intan Paramaditha, Laksmi Pamuntjak, Leila S. Chudori, dan Nirwan Dewanto. Serta penulis Norman Erikson Pasaribu, Reda Gaudiamo, Seno Gumira Ajidarma, dan Sheila Rooswitha Putri. Adapun Seno Gumira Ajidarma telah dinobatkan sebagai Author of the Day untuk London Book Fair 2019.

Ditulis republika.co.id, selain 12 penulis ini, tampil juga sejumlah penulis dan seniman Indonesia. Di antaranya Goenawan Mohamad, Haidar Bagir, Avianti Armand, Mikael Johani, Marchella FP, Yusi Avianto Pareanom, Hanafi, Bara Pattiradjawane, dan Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie. Juga  Djenar Maesa Ayu, Debby Loekito, Faza Meonk, Herdiana Hakim, Andik Prayogo, dan Eva Y. Nukman.

Baca Juga :  Ketika Para Penulis Membedah Buku

Laura mengatakan dalam ajang tersebut, Indonesia akan mengusung tema ‘17,000 Islands of Imagination’. Sebagai negara terbesar keempat di dunia, dengan sejumlah besar orang muda dan kreatif, diharapkan Indonesia mengambil tempat yang layak di antara penyedia konten utama dunia.

“Indonesia adalah negara kepulauan dengan kekayaan budaya dan intelektual yang luar biasa. Kami mengajak semua orang untuk menemukan 17.000 Pulau Imajinasi di Indonesia,” ujar Laura. (*)

Apa Tanggapan Anda ?
SD Mutual Kota Magelang