Internasional

Tim Basket Pelajar Indonesia Berkesempatan Lawan Tim Level AAU di AS

SURABAYA - Konsul Jenderal Amerika Serikat, Mark McGovern, mengunjungi DBL Academy Pakuwon, Surabaya, Jawa Timur di hari terakhir pelaksanaan training camp Honda DBL Indonesia All-Star 2018, Selasa (19/2/2019). Ia kagum atas prestasi anak-anak muda Indonesia, terutama pada tim student-athlete yang akan berangkat ke Amerika Serikat.

Ditemani oleh Founder & CEO DBL Indonesia Azrul Ananda, Mark mengatakan tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018 pasti mendapatkan pelatihan yang terbaik di AS. Juga mendapatkan pengalaman yang menyenangkan.

“Kalian harus manfaatkan kesempatan ini. Ada banyak pengalaman yang bisa kalian dapatkan di sana. Amerika menawarkan berbagai macam peluang, termasuk untuk melanjutkan studi di sana,” ujar Mark di hadapan 24 pemain dan 4 pelatih Honda DBL Indonesia All-Star.

Dinyatakan, kunjungan mereka ke Amerika Serikat juga sangat spesial. Karena di tahun ini merayakan hubungan Indonesia-Amerika Serikat ke-70 tahun.

“Kami sangat senang. Jadi, nikmatilah semua kegiatan kalian di sana,” tambahnya.

Untuk diketahui, selama di AS, tim para bintang dari liga basket pelajar terbesar di Indonesia Honda DBL akan melakoni latihan level advance. Latihan tersebut dilaksanakan di beberapa fasilitas. Di antaranya adalah Asics Training Center yang dinakhodai Jordan Lawley, salah satu skills trainer terbaik di AS, juga Mamba Sports Academy milik legenda basket Kobe Bryant.

Di sana mereka juga dilatih oleh James Hunt, yang juga seorang skills trainer para profesional NBA. Yang tak kalah seru, untuk pertama kalinya setelah sembilan tahun DBL Indonesia mengirimkan tim All-Star ke AS, akhirnya mereka akan mengikuti sebuah turnamen nasional. Pesertanya bukan klub basket biasa. Melainkan para klub basket yang berada di bawah organisasi Amateur Athletic Union of the United States (AAU).

AAU adalah organisasi yang mempromosikan dan membangun program olahraga dan kesehatan jasmani di level pelajar sekolah. Organisasi tersebut merupakan yang terbesar dan terbaik di AS. Mereka secara rutin menggelar liga untuk tim basket sekolah maupun klub umum dengan standar penyelenggaraan yang tinggi.

“Selama bertahun-tahun kami mengirim All-Star ke Amerika, baru kali ini akhirnya bisa ikutan turnamen resmi. Bukan lagi melawan tim sekolah atau klub lokal, tapi melawan tim level AAU,” kata Azrul semangat.

“Ini adalah tim Indonesia pertama yang akan mendapatkan kesempatan itu. Di tingkat apapun (tingkat pelajar, mahasiswa, dan profesional, red),” tambahnya.

Kabar tersebut jelas membuat semua pemain semangat. Karena selain latihan di tempat yang bagus dan dengan sentuhan pelatih berkaliber NBA, mereka juga akan mencoba peruntungan melawan tim-tim basket terbaik di AS yang mengikuti Dtermined National Tournament.

“Bahkan Timnas Junior pun belum tentu punya kesempatan kayak gini,” ungkap pria yang sudah memiliki enam signature basketball shoes itu.

Tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018 menuju bandara internaional Juanda, Surabaya, 20 Februari dan tiba di bandara internasional Ontario, California pukul 05.00 WIB keesokan harinya. Mereka akan berada di AS hingga 26 Februari mendatang. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?