Penyerahan KMA ke pihak Kemenag Provinso. (foto: kemenag.go.id)

Nasional

54 Madrasah Berubah Status Jadi Negeri, Dimana Saja


BOGOR – Di awal tahun 2019, ada penambahan sekolah madrasah swasta yang berubah statusnya menjadi negeri. Jumlanya mencapai 54 sekolah, tersebar di 14 provinsi. Hal itu menyusul adanya penerbitan Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang penegerian madrasah.

Salinan KMA tersebut diserahkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin kepada para Kepala Bidang Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi bersamaan dengan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Kelembagaan Madrasah, 6 – 8 Februari 2019 di Bogor.

Berikut daftar 54 sekolahnya:

1. MAN 5 Tangerang (Banten)

2. MAN Pulau Taliabu (Maluku Utara)

3. MAN 3 Kota Mataram (NTB)

4. MAN 2 Alor (NTT)

5. MAN IC Kota Palangkaranya (Kalteng)

6. MAN 2 Kepulauan Meranti Riau (Riau)

7. MAN 2 Banggai (Sulteng)

8. MAN 3 Parigi Moutong (Sulteng)

9. MTsN 7 Tangerang (Banten)

10. MTsN 14 Tasik Malaya (Jabar)

11. MTsN 6 Karangayar (Jateng)

12. MTsN 6 Demak (Jateng)

13. MTsN 11 Ngawi (Jatim)

14. MTsN 12 Ngawi (Jatim)

15. MTsN 13 Ngawi (Jatim)

16. MTsN 14 Hulu Sungai Tengah

17. MTsN 12 Hulu Sungai Tengah (Kalsel)

18. MTsN  7 Tanah Laut (Kalsel)

19. MTsN 8 Hulu Sungai Utara (Kalsel)

20. MTsN 7 Hulu Sungai Utara (Kalsel)

21. MTsN 13 Hulu Sungai Tengah

22. MTsN 8 Tanah Laut (Kalsel)

23. MTsN 6 Maluku Tengah (Maluku)

24. MTsN 6 Seram Bagian Timur (Maluku)

25. MTsN 5 Maluku Tengah (Maluku)

26. MTsN Halmahera Barat (Maluku Utara)

27. MTsN 4 Lombok Barat (NTB)

28. MTsN 5 Bima (NTB)

30. MTsN 2 Sumbawa Barat (NTB)

31. MTsN 4 Sumbawa (NTB)

32. MTsN 3 Kota Bima (NTB)

33. MTsN 3 Lombok Barat (NTB)

34. MTsN Ngada (NTT)

35. MTsN 3 Lembata (NTT)

36. MTsN 5 Bengkalis (Riau)

37. MTsN 7 Bulukumba (Sulsel)

Baca Juga :  10 Alumni PSBS Lolos Seleksi CPNS Kemenag, Jadi Dosen Ilmu Falak

38. MTsN 1 Kepulauan Selayar (Sulsel)

39. MTsN 2 Kepulauan Selayar (Sulsel)

40. MTsN 1 Wajo (Sulsel)

41. MTsN 2 Banggai Kepulauan (Sulteng)

42. MTsN 4 Parigi Moutong (Sulteng)

43. MIN 3 Kota Tangerang SElatan (Banten)

44. MIN 7 Jembrana (Bali)

45. MIN 3 Karang Asem (Bali)

46. MIN 2 Sumbawa Barat (NTB)

47. MIN 4 Ende (NTT)

48. MIN 6 Alor (NTT)

49. MIN Ngada (NTT)

50. MIN 2 Lembata (NTT)

51. MIN 3 Sumba Timur (NTT)

52. MIN 2 Manggarai Timur (NTT)

53. MIN 2 Manggarai Barat (NTT)

54. MIN 8 Bone (Sulsel)

Kamaruddin Amin mengatakan kebijakan penegerian madrasah swasta merupakan salah satu opsi kebijakan strategis untuk mempercepat pemerataan akses dan mutu pendidikan madrasah, terutama di daerah 3T (terluar, terdalam, dan tertinggal).

“Harapannya madrasah negeri akan menjadi madrasah rujukan atau madrasah model bagi madrasah-madrasah lain di sekitarnya,” katanya dilansir dari kemenag.go.id

Menurut Kamaruddin, saat ini, hanya ada 5% madrasah negeri di Indonesia. Sedang 95% madrasah lainnya, dikelola oleh masyarakat (swasta).

Kamaruddin Amin berjanji di tahun 2019 akan tetap melanjutkan kebijakan pendirian dan penegerian madrasah. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Kemepan dan Reformasi Birokrasi untuk membahas hal tersebut.

“Saya berharap, setidaknya di setiap Kabupaten/Kota, ada 1 MAN, 3 MTsN, dan 4 MIN,” tuturnya.

“Keberadaan madrasah negeri dapat menjadi bukti kehadiran negara untuk memberikan jaminan layanan pendidikan yang bermutu bagi masyarakat,” tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
SD Mutual Kota Magelang