Para siswa mengikuti pesantren kilat SMK Negeri 1 Popayato Timur, Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah.

Daerah

Pesantren Kilat Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah


POHUWATO – Momentum bulan suci Ramadhan saat ini dimanfaatkan betul siswa-siswi SMK Negeri 1 Popayato Timur, Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Mereka meluangkan waktu secara khusus mengikuti serangkaian kegiatan pesantren kilat di sekolah. Acara ini berlangsung mulai Kamis (01/06/2017) sampai Sabtu (03/06/2017) di sekolah tersebut. Yang menarik dari belasan peserta Pesantren Kilat itu, juga diikuti siswa nonmuslim.

Ketua Panitia Asdin Muhammad mengatakan, pesantren kilat ini bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah terutama di kalangan siswa. Serangkaian kegiatan pesantren kilat ini juga dalam rangka mengisi kegiatan di bulan Ramadhan Tahun 1438 H.

“Melalui kegiatan ini supaya lebih mengenal secara mendalam tentang agama,” katanya.

Adapun materi yang disampaikan selama kegiatan pesantren kilat terdiri dari beberapa macam. Diantaranya materi yang berkaitan dengan puasa, membaca Al Quran dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pesantren kilat ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di SMKN 1 Popayato Timur.

Salah satu peserta pesantren kilat Arfandi Sarengko (17) menilai bahwa kegiatan pesantren kilat ini menarik sekali. Hal ini karena siswa dapat memperoleh berbagai pengetahuan dan wawasan baru tentang agama.

“Selain itu kami juga mendapatkan tausiah dari Pak Ustadz yang didatangkan dari luar sekolah,” kata dia.

Hal serupa juga disampaikan siswa lain Riska Pratiwi (17), yang juga peserta pesantren kilat. Kesempatan ini, merupakan bulan Ramadhan yang pertama kali untuk sekolah setelah berdiri satu tahun yang lalu. Riska mengatakan bahwa, selain karena menambah pengetahuan dan wawasan, penyampaian materi seringkali diselingi dengan permainan atau games.

“Sehingga kegiatan tersebut tidak membosankan,” jelasnya.

Serangkaian kegiatan pesantren kilat selama tiga hari ini ditutup dengan acara buka bersama seluruh warga sekolah. Mulai dari kepala sekolah, guru, staff, serta siswa. Tidak terkecuali umat nonmuslim yang menuntut ilmu di SMKN 1 Popayato Timur ini.

Apa Tanggapan Anda ?