Klinik pembelajaran melalui pameran media saat di Gedung Laboratorium PGSD UNY. foto : Humas UNY

Daerah

UNY Pamerkan Media Pembelajaran siswa SD, Mari Simak


YOGYAKARTA – Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bersifat abstrak. Oleh karena itu, guru SD perlu diberi bantuan media pembelajaran agar dapat menjelaskan dengan baik dan dimengerti oleh siswa.

Dengan alasan itu, maka mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan pameran media pembelajaran di Gedung Laboratorium PGSD. Menurut ketua panitia kegiatan Farida Kurniawan, pameran ini bertujuan untuk menampilkan hasil studi mahasiswa PGSD dalam mata pelajaran PPKn dan IPS.

“Kami membawa 65 media untuk dipamerkan dari 4 kelas PGSD,” kata mahasiswa PGSD angkatan 2016 tersebut.

Dalam pameran ini, guru SD bisa melihat secara langsung bahan ajar yang dipamerkan sekaligus bisa berkonsultasi tentang materi. Bahkan media tersebut juga bisa dibeli lewat pemesanan.

Menurut dosen pengampu mata kuliah PPKn, Wuri Wuryandari kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan rutin sebagai tugas akhir pengembangan mata kuliah PPKn dan IPS. Selain itu juga mengusung pembelajaran tematik yang terintegrasi dengan mata pelajaran lain.

“Media yang dipamerkan juga dilengkapi dengan perangkat pembelajaran seperti RPP dan perangkat penilaian,” kata Wuri.

Ditambahkan bahwa, hasil karya yang dipamerkan merupakan murni karya mahasiswa dan akan diusulkan mendapat Hak Atas Karya Intelektual (HAKI). Wuri berkeinginan agar kreativitas dan inovasi yang dikembangkan mahasiswa PGSD dapat berlanjut saat terjun ke lapangan kelak.

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNY Dr. Haryanto mengatakan bahwa, pameran ini juga bisa menjadi klinik pembelajaran bagi mitra kerja atau para guru. Bagi mitra kerja juga bisa hadir untuk sharing masalah pembelajaran.

Ia berharap, pameran ini dapat dimanfaatkan sebagai pengembangan keilmuan tidak hanya PGSD namun juga program studi yang lain.

Baca Juga :  Sertifikasi Internasional, Penuhi Kebutuhan Tenaga Kependidikan di UNY

“Tidak hanya media pembelajaran, melainkan juga Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), karena pengembangan RPP ini ditunggu para guru,” ujar Haryanto.

Sementara itu, salah satu pengunjung Keisya merasa gembira bisa mencoba berbagai macam permainan dalam media pembelajaran di sana. “Saya bisa belajar tentang Pancasila, agama dan budaya,” ujar siswa SDN Deresan I Sleman tersebut. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Ucapan Pemkot