Ilustrasi mahasiswa UGM. foto: ugm.ac.id

Nasional

Mahasiswa UGM Kirim 658 Proposal PKM, Berikut Perinciannya


YOGYAKARTA – Jumlah proposal yang dikirim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2019 ke Kementrian Ristek Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) tak main-main. Jumlahnya mencapai 658 proposal untuk lima bidang.

Jumlah itu meliputi 122 proposal PKM bidang Kewirausahaan (PKM-K), 104 proposal Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC), 80 proposal Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-M), 243 proposal Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian Eksakta (PKM-PE), 71 proposal Program Kreativitas Mahasiswa penelitian Sosial Humaniora (PKM-PSH), dan 28 proposal Program Kreativitas Mahasiswa Teknologi (PKM-T).

“Dari 950 proposal PKM yang masuk, setelah review internal UGM yang kita loloskan untuk diunggah ke  Simbelmawa sebanyak 684 proposal,” kata Kepala Subdirektorat Kreativitas Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan UGM, Suherman, S.Si., M.Sc., Ph.D.

Dia berharap nantinya banyak proposal PKM UGM yang berhasil lolos mendapatkan dana hibah pelaksanaan program dari Kemenristekdikti. Bahkan, diharapkan dapat mempertahankan gelar juara umum dalam gelaran Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2019.

“Mempertahankan juara umum tahun 2019 tentu bukan hal yang mudah karena bersaing dengan ribuan perguruan tinggi se-Indonesia,” tandasnya.

Dengan kerja sama yang baik antara mahasiswa tim PKM, PKM Center, dosen pendamping dan pembina PKM, Ditmawa, serta pimpinan fakultas dan universitas, UGM bisa meraih dan pempertahankan prestasi di PIMNAS 2019 mendatang.

Guna mencapai hal tersebut, UGM telah menyusun sejumlah strategi dan program dalam meningkatkan kualitas maupun kuantitas proposal. Beberapa diantaranya adalah melaksanakan training of trainers bagi dosen pendamping dan pembina PKM, sosialisasi PKM ditingkat fakultas, training of trainers bagi PKM center di tingkat universitas dan PKM Corner di tingkat fakultas, menyelenggarakan liga PKM, serta optimalisasi PKM Center dalam memberikan layanan konsultasi dan memfasilitasi mahasiswa dalam penulisan proposal PKM.

Baca Juga :  Gandeng Berbagai Pihak, UGM Mengulas Situasi Domestik Australia

Sementara itu di tahun 2018, UGM berhasil meloloskan proposal PKM terbanyak yang mendapatkan dana hibah penelitian  dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) yakni sebanyak 227 proposal penelitian.

“Ada 227 proposal PKM UGM berhasil didanai Dikti dan jumlah tersebut merupakan yang terbanyak dibanding perguruan tinggi lainnya di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara urutan berikutnya adalah Universitas Brawijaya dengan 175 PKM, ITS dengan 148 PKM, IPB dengan 140 PKM, dan Universitas Diponegoro dengan 140 PKM.

Suherman menyampaikan UGM mengajukan sebanyak 700 proposal PKM. Namun, dari jumlah tersebut baru 227 proposal yang lolos memperoleh dana hibah penelitian dari Dikti.

Suherman mengatakan, capaian ini bukanlah menjadi akhir dari perjuangan tim PKM UGM. Namun begitu, perjalanan dan perjuangan ke depan masih panjang untuk sampai ke PIMNAS. Seluruh proposal yang mendapat dana Dikti masih akan diseleksi kembali melalui proses monitoring dan evaluasi (monev). Proposal yang dinyatakan lolos dari tahapan ini berhak maju ke PIMNAS. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Ucapan DPRD