Eva, Nadiya, dan Iqlima, tiga gadis penerima beasiswa Banyuwangi Cerdas yang lolos tes CPNS 2018 secara murni. (foto: jatimnow.com)

Tokoh

Trio Cerdas Penerima Beasiswa dari Banyuwangi, Lolos CPNS 2018


Siedoo, Trio penerima program beasiswa Banyuwangi Cerdas, dinyatakan lolos tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara murni. Tiga gadis asal Banyuwangi itu mendaftar CPNS setelah lulus kuliah di IAIN Jember menggunakan beasiswa tersebut.

Tiga gadis itu adalah Eva Alfina Maghfiroh (23) asal Desa Tegalrejo Kecamatan Tegalsari, Nadiya Hilaliyatul (22) asal Desa Kebaman Kecamatan Srono, dan Iqlima (23) asal Kelurahan Penataban, Kecamatan Banyuwangi.

Ketiganya mengaku telah dinyatakan lolos tes CPNS tahun 2018 secara murni. Mereka mengaku sama-sama lulusan jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember.

“Kami dulu satu almamater di IAIN Jember dan sama-sama dapat beasiswa Banyuwangi Cerdas. Setelah itu ikut program Banyuwangi Mengajar dan Alhamdulillah sekarang lolos tes CPNS,” ungkap Eva.

Anak pertama dari tiga bersaudara itu mengaku, bahwa dirinya berasal dari keluarga kurang mampu. Pernyataan itu pun diiyakan oleh Nadiya dan Iqlima yang saat itu duduk bersama di ruang tunggu Dinas Pendidikan Banyuwangi.

“Ayah saya bekerja sebagai tukang kebun. Kalau tidak ikut program Banyuwangi Cerdas sepertinya tidak bisa kuliah,” jelas Eva.

Namun dengan kegigihannya, ia mencoba keberuntungan mengikuti program Banyuwangi Cerdas dan terpilih, setelah disurvei tim seleksi program khusus warga kurang mampu di Banyuwangi ini.

Di tempat yang sama, Nadiya juga mengaku sangat terbantu dengan program Banyuwangi Cerdas. Sebab selain dibiayai hingga lulus, setiap bulannya mereka dapat uang saku sebesar Rp 800 ribu dari salah satu program pendidikan milik Pemkab Banyuwangi itu.

“Bagi anak seperti kami yang ekonominya lemah, program itu sangat membantu,” tambahnya.

Sementara Iqlima menyatakan, dirinya merupakan anak ketiga dari lima bersaudara. Dia mengaku ingin menyampaikan rasa terima kasihnya secara langsung kepada pihak-pihak yang selama ini telah membantunya. Karena menurutnya, apa yang telah dicapai seperti saat ini bersama dua temannya itu, tidak lepas dari program tersebut.

Baca Juga :  Tiga Aspek Transformasi Pendidikan Versi Chairul Tanjung

“Karena dengan program ini, memungkinkan apa yang menurut kita tidak mungkin menjadi mungkin,” ujar Iqlima seperti dikutip jatimnow.com.

Baik Eva, Nadiya, maupun Iqlima hingga saat ini masih tercatat pada program Banyuwangi Mengajar dan ditempatkan di sekolah yang berbeda. Yaitu di SDN 2 Kajarharjo, Kalibaru; SDN 3 Kalibaru Manis, Kalibaru dan di SDN 3 Kluncing, Licin, Kabupaten Banyuwangi.

“Kita bertiga ingin menyampaikan secara langsung terima kasih kepada Bapak Bupati (Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas), Kadispendik, serta Sekretaris Dinas yang telah membantu kami hingga seperti saat ini,” jelas Iqlima. (*)

Apa Tanggapan Anda ?