SMA Mutual Kota Magelang

Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum, menandai momen 100 hari kerja gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Periode 2018-2023 dengan Program 100 Hari Jabar Juara Lahir Batin, di Gedung Sate, Bandung, Jumat (28/12/2018). (foto: disdik.jabarprov.go.id)

Daerah

Siapkan Generasi Mumpuni, Program Jabar Masagi Dilanjutkan


BANDUNG – Momentum 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Periode 2018-2023 ditandai dengan Program 100 Hari Jabar Juara Lahir Batin. Hal itu dilakukan oleh Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum, selaku gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat.

Pemerintahan Provinsi Jawa Barat merumuskan program-program yang berasal dari apresiasi masyarakat, untuk dapat ‘ngabret’ (lari seperti kuda-red) selama 5 tahun. Selama 100 hari kerja tersebut, telah terbentuk sekitar 17 program yang menjadi permulaan untuk membawa perubahan Jawa Barat ke arah lebih baik.

Pada acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Aula Gedung Sate, Jalan Diponegoro, program 100 hari tersebut dipaparkan Ridwan Kamil. Misalnya di bidang pendidikan telah tebentuk Program Jabar Masagi dengan harapan dapat menumbuhkan manusia masagi, khususnya generasi muda Jawa Barat.

“Untuk pendidikan, kita sudah merilis Program Jabar Masagi. Anak-anak Jawa Barat tidak cukup hanya pintar, tetapi harus memiliki karakter, cinta budaya, dan agama yang kuat,” ujar papar Ridwan seperti dikutip di laman disdik.jabarprov.go.id.

Siapkan generasi pemimpin

Program Jabar Masagi merupakan upaya Pemprov Jabar dalam menumbuhkan manusia yang harmoni dengan diri, alam, dan seluruh makhluk hidup. Program tersebut akan menumbuhkan identitas budaya lokal pada siswa-siswi di Jawa Barat, dengan nilai-nilai kearifan Sunda Priangan, Cirebonan, dan Betawian.

Pada tahap awal, Jabar Masagi akan fokus menargetkan pada siswa-siswi SMA, SMK, dan sederajat di Provinsi Jawa Barat. Tahap Selanjutnya, diharapkan akan terus berkembang dengan diimplementasikan pada SLB, SMP, SD dan sederajat.

Selain itu, diharapkan generasi pemimpin bangsa di masa depan tersebut dapat menjadi pemimpin yang mumpuni. Siswa-siswi dapat menjadi lebih produktif dan terinspirasi untuk berkarya.

Selain Jabar Masagi, berkaitan dengan pendidikan telah diluncurkan di antaranya Program Ngabring Ka Sakola, Kotak Literasi Cerdas (Kolecer), dan Maca Digital Library (Candil). Program yang telah diluncurkan merupakan penggalan-penggalan pondasi awal untuk Jawa Barat lebih baik. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?