Prof Dr Ir Mauridhi Hery Purnomo MEng (duduk) dan Dr Supeno Mardi Susiki Nugroho ST MT mendiskusikan cara kerja SIFARS.

Inovasi

Sifars, Terobosan dari ITS, Mampu Deteksi Wajah secara Otomatis

SMP Mutual Kota Magelang

Siedoo, Tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur menciptakan inovasi, sebuah terobosan baru yang diberi nama SIFARS (Smart ITS Face Recognition System). Alat ini berfungsi mendeteksi wajah seseorang dari sebuah kamera CCTV (Closed Circuit Television) secara otomatis. Terobosan SIFARS ini dinilai timnya lebih compatible.

“Hal Ini karena SIFARS bisa dihubungkan dengan berbagai jenis IP Camera,” jelas Supeno Mardi Susiki Nugroho, salah satu anggota tim peneliti.

Tim terdiri dari dosen dan mahasiswa ini beranggotakan Prof Dr Ir Mauridhi Hery Purnomo MEng, Dr Supeno Mardi Susiki Nugroho ST MT, Dr I Ketut Eddy Purnama ST MT, Dr Reza Fuad Rachmadi ST MT, Willy Achmad Fauzi dan Tahta Dari Timur. SIFARS diklaim mampu mendeteksi keberadaan seseorang lebih cepat jika dibandingkan dengan pengamatan manual dari sebuah kamera CCTV/IP Camera.

“Misalnya saja dalam satu daerah terdapat ribuan CCTV, hal ini tentu akan memakan waktu lama untuk pendeteksian identitas seseorang,” jelas pria yang yang akrab disapa Uki ini.

Ia menjelaskan, pada mulanya SIFARS bekerja dengan mengambil foto yang ingin dikenali lewat CCTV. Selanjutnya, data gambar tersebut dianalisa oleh server untuk kemudian dideteksi dengan teknologi deep learning.

Berbekal prinsip teknologi deep learning tersebut, tim mengolah aliran frame baik secara real time maupun dari rekaman CCTV untuk mengenali wajah seseorang yang dicari. Alhasil, sistem ini dapat digunakan tanpa perlu membuat aturan baru.

“Sehingga mampu mendeteksi secara cepat,” ungkap dosen kelahiran 13 Maret 1970 ini.

Tampilan monitor hasil deteksi SIFARS.

Tak hanya unggul dari segi kecepatan dalam mendeteksi wajah, Uki juga mengklaim jika hasil luaran SIFARS ini bisa akurat hingga 99 persen. “Baik terlihat pada posisi wajah penuh maupun pada wajah sebagian,” ungkapnya.

Uki pun berharap untuk ke depannya SIFARS ini dapat dikerjasamakan dengan pihak pemerintah dan kepolisian. Mengingat banyak sekali manfaat dari adanya SIFARS ini.

“Seperti untuk bukti forensik, pemantauan keamanan maupun membantu dalam pelacakan keberadaan seseorang,” tandasnya. (*)

Apa Tanggapan Anda ?