Kapenhumas Akmil Letkol Inf Dr. Asep Kusman, M.Si. digantikan Letkol Inf M. Zulnalendra Utama. foto : Humas Akmil

Daerah

Wajah Baru Humas Akademi Militer


MAGELANG – Proses pembinaan karier Perwira TNI Angkatan Darat mengenal adanya Sistem Tour Of Duty dan Tour of Area. Tour of duty menuntut seorang personel harus alih jabatan dalam lingkup satuan tempatnya berdinas dan bertugas.

Sedangkan Tour Of Area menuntut seorang personel harus pindah dinas ke satuan tugas yang lain, dalam rangka pengembangan kemampuan personel dan organisasi.

Hal itu disampaikan Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E. M.M saat serah terima jabatan beberapa personel, diantaranya Kakum Akmil, Kakes Akmil dan Kapenhumas Akmil di Gedung Leo Kailola Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah.

Para pejabat distribusi yang melaksanakan sertijab adalah Kapenhumas Akmil dari Letkol Inf Dr. Asep Kusman, M.Si. kepada Letkol Inf M. Zulnalendra Utama, Kakes Akmil dari Letkol Ckm dr. I Made Murdalabadi, Sp.B kepada Letkol Ckm dr.  Rudy Dwi Laksono, Sp.PD

“Kepada para pejabat baru di lingkungan Akademi Militer, ‘selamat’ atas jabatan barunya. Dengan berbekal pengalaman dan potensi yang dimiliki, akan mampu melanjutkan dan meningkatkan kinerja pada jabatan baru,” kata Gubernur Akmil.

Menurut dia, rotasi jabatan di lingkungan Akademi Militer pada hakikatnya ditujukan  untuk memantapkan kualitas kepemimpinan, mengembangkan kemampuan manajerial dan memperluas wawasan. Serta, memperkaya pengalaman bagi seorang perwira.

“Sehingga diharapkan mampu mengemban setiap tugas secara professional,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa, organisasi yang dapat tetap eksis mengikuti tuntutan perkembangan zaman dengan dinamika yang tinggi, membutuhkan hadirnya personel-personel yang memiliki semangat. Yaitu, untuk melakukan perubahan, perbaikan dan pembaharuan yang mengarahkan satuannya kepada keadaan yang lebih baik, maju dan banyak berprestasi dalam pelaksanaan setiap tugas.

“Dalam pembinaan personel, alih tugas dan jabatan juga bertujuan untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan dan manajerial. Serta wawasan perwira yang bersangkutan. Sehingga, organisasi atau satuan yang dipimpinnya akan selalu menghasilkan karya-karya terbaik,” jelas dia.

Baca Juga :  Keadaan Buruk dan Kritis, Pramuka Harus Mampu Bertahan

Selain gubernur, hadir juga pada acara itu, Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNi Wirana Prasetya Budi S.E. serta Pejabat Distribusi Akmil.

“Perlu kita hayati bersama bahwa, agar pencapaian setiap tugas dan tanggung jawab serta kepercayaan yang diberikan pimpinan lebih maksimal, maka jabatan yang diberikan seharusnya dipandang tidak semata-mata karena kepercayaan pimpinan saja. Akan tetapi lebih merupakan suatu amanah dari Allah SWT,” jelasnya. (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?