Siswa SMP Ikhsanul Fikri Kota Magelang sambangi SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan. Kunjungan ini dimanfaatkan untuk melihat berbagai program unggulan yang dimiliki sekolah.

Daerah

SMK 2 Pamerkan Bidang Unggulan ke SMP Ikhsanul Fikri

SMK Muhammadiyah 2 Muntilan

MAGELANG – Sebanyak 97 siswa – siswi SMP Ikhsanul Fikri Kota Magelang mengikuti kegiatan outing class. Acara ini diikuti siswa dari kelas VII dan kelas VII. SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan, Kabupaten Magelang menjadi sasaran lokasi kegiatan tersebut.

Kegiatan pembelajaran ini, difokuskan di luar kelas. SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan pun memamerkan berbagai bidang pendidikan unggulan yang dimiliki. Sekolah menunjukkan sesuai jurusan yang ada kepada para siswa SMP Ikhsanul Fikri Kota Magelang.

Tema yang diangkat dalam kegiatan diluar kelas ini adalah “Career Activities”. Tema ini diambil untuk memberi pemahaman awal kepada siswa tentang berbagai jenis pilihan pekerjaan. Utamanya dengan model wirausaha mandiri.

“Dengan ini anak – anak diberi pengetahuan tentang berbagai jenis pilihan usaha dan karir. Serta menyerap pengalaman yang diterima dari kegiatan ini,” jelas Ceriya Wijaya Putri, Guru Bimbingan Konseling dan Pendamping kegiatan SMP Ikhasanul Fikri.

Adapun berbagai jurusan yang ditampilkan terdiri dari beberapa bidang unggulan. Yaitu, jurusan Teknika Kapal Penangkap Ikan (TKPI) menampilkan simulasi dari kapal penangkap ikan. Sedangakan jurusan Agribisnis Perikanan (API) menampilkan tentang pembenihan dan budidaya ikan, disertai dengan bagaimana cara perawatan ikan yang baik.

Sedangkan jurusan Agibisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) memberikan penjelasan tentang budidaya tanaman jamur dengan sistem hidroponik. Dengan menggunakan media limbah barang bekas, seperti botol bekas minuman yang sudah tidak terpakai. Adapun jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) diberikan penjelasan dan simulasi proses pembuatan donat dan susu kedelai.

Tujuan utama kegiatan ini untuk membekali sejak dini kepada anak – anak tentang mental wirausaha mandiri. Hal ini dirasa penting untuk menumbuhkan semangat dan menciptakan peluang dari pengalaman yang diterima, saat kegiatan diluar kelas ini.

“Harapannya ketika dewasa mereka dapat menciptakan peluang usaha sendiri,” kata Ceriya.

Apa Tanggapan Anda ?