Kampus STAINU Temanggung, Jawa Tengah.

Advertorial

Ragam Beasiswa STAINU Temanggung untuk Generasi Bangsa


Siedoo, Minimnya keuangan tidak lagi menjadi kendala bagi generasi muda untuk menuntut ilmu yang lebih tinggi. Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Temanggung, Jawa Tengah memberikan ruang yang cukup lebar bagi calon mahasiswa yang ingin mencari jalur beasiswa. Setidaknya ada lima pintu masuk yang disediakan khusus STAINU, bagi para calon generasi penerus bangsa kedepan.

Beasiswa itu yakni Beasiswa Prestasi, Beasiswa Santri, Beasiswa Miskin, Beasiswa Bansos, dan Beasiswa Tahfidz. Tidak ada batasan bagi siapa pun, calon mahasiswa yang ingin masuk dan menuntut ilmu. Syarat yang utama hanya melengkapi berkas – berkas yang sudah ditentukan.

Misalnya untuk Beasiswa Santri perlu melampirkan surat keterangan sedang, atau pernah menjadi santri di salah satu pesantren NU di wilayah Temanggung. Syarat Beasiswa Miskin perlu menyerahkan surat pengantar tidak mampu sari Ketua RT atau RW. Adapun untuk Beasiswa Prestasi menyerahkan raport rangking 1 sampai dengan 10, atau bukti prestasi kegiatan siswa.

“Ponpes yang ada di Temanggung sudah menjalin kerjasama dengan STAINU. Kami membuka peluang yang lebar kepada para santri untuk ikut bergabung. Rusunawa juga sudah kami sediakan bagi mahasiswa, dan juga untuk menjadi santri,” jelas Ketua STAINU Temanggung Dr Muh Baehaqi MM.

Para calon mahasiswa ini bisa memilih jurusan sesuai yang diinginkan. STAINU membuka enam jurusan dan prodi :

*Tarbiyah

  1. Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI)
  2. Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI)
  3. Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
  4. Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PG PIAUD) 

*Syariah

  1. Produk Hukum Islam (Al Ahwal Al Syakhsiyyah)
  2. Prodi Ekonomi Syariah

Kampus terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) ini memiliki tagline “Menebar Ilmu, Berbagi Kearifan”. Visinya yaitu unggul dalam budaya keilmuan dan keimanan – ketaqwaan berbasis Ahl Sunnah Wa Al Jamaah. Untuk mencapai visi itu, STAINU memiliki strategi pencapaian dalam jangka waktu menengah dan jangka panjang. Yang diarahkan pada upaya pengembangan perguruan tinggi di bawah naungan organisasi sosial – keagamaan NU.

Baca Juga :  Kesempatan Emas untuk Memiliki dan Optimalkan Website Sekolah

“Kami juga ada Lembaga Bahasa di bawah naungan langsung STAINU, memberikan kesempatan kepada mereka yang ingin belajar bahasa asing, seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Selain itu juga membahas tentang Bahasa Jawa mulai dari siswa SD, SMP,” jelas Baehaqi.

Munculnya pembelajaran Bahasa Jawa ini bukan tanpa alasan. Beberapa waktu belakangan, penggunaan Bahasa Jawa tidak lagi intens di masyarakat. Komunikasi orang tua ke anak lebih banyak menggunakan Bahasa Indonesia. Maka dari itu, Lembaga Bahasa STAINU ini hadir untuk kembali menghadirkan Bahasa Jawa dan bahasa lainnya di masyarakat.

Tidak hanya fokus pada bidang akademik, komponen organisasi STAINU Temanggung juga membuka klinik Tempat Konsultasi Berhenti Merokok (TKBM). Klinik ini merupakan sarana penunjang penyelenggara dan pelayanan bagi segenap civitas akademika di bidang kesehatan. Klinis berdiri atas bantuan Dinas Pendidikan Provinsi Jateng melalui program fasilitasi tempat konsultasi berhenti merokok.

Namun, dalam perkembangannya atas inisiatif perguruan tinggi, klinik ini juga melayani pengobatan. Untuk merealisasikan program kesehatan ini, perguruan tinggi membuat kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Puskesmas, tenaga medis, dan para medis. Dalam pelaksanaanya perguruan tinggi menunjuk satuan tugas untuk mengelola klinik TKBM.

Strategi pencapaian STAINU Temanggung ditekankan pada upaya mengembangkan dan meningkatkan semua komponen akademik dan sarana penunjangnya sampai mencapai taraf excellence. Arah pengembangan STAINU tidak hanya sebatas kualitas manusia secara personal. Tetapi, juga mengembangkan kualitas masyarakat muslim secara keseluruhan. (Advertorial)

Apa Tanggapan Anda ?